KUTACANE – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Aceh Tenggara mencatat sebanyak 30 rumah warga rusak akibat banjir melanda kabupaten itu beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Perkimtan Aceh Tenggara, Edi Suvriadi, mengatakan data sementara dari petugas di lapangan 10 rumah rusak berat, 12 rusak sedang, dan delapan rusak ringan yang tersebar di tiga desa. Yaitu Desa Lawe Hijo, Desa Lawe Hijo Metuah, dan Desa Lawe Hijo Ampera, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara.

“Ada 30 rumah warga rusak dampak banjir di tiga desa Kecamatan Bambel,” kata Edi Suvriadi kepada portalsatu.com/, Rabu, 16 Oktober 2024.

Suvriadi mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak. “Kemungkinan rumah warga yang rusak terdampak banjir akan bertambah”.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara pada Rabu (16/10), mencatat sebanyak 84 desa terendam banjir di 13 kecamatan.

“Update sementara data tercatat korban terdampak banjir 4.004 jiwa dan 1.030 Kepala Keluarga (KK) dari 84 desa di 13 kecamatan di Aceh Tenggara,” kata Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asli kepada portalsatu.com/, Rabu (16/10).[](Supardi)