IDI RAYEK – Babinsa Koramil 24/Idt Kodim 0104 Aceh Timur, Serda Ghazali, menciptakan pupuk berbahan dasar keong untuk menghasilkan padi secara maksimal. Pupuk ini diharapkan menjadi solusi untuk memudahkan petani.
“Uji coba diterapkan pada tanaman sayuran dan juga kelapa sawit,” ujar Serda Ghazali seperti siaran pers yang dikirim oleh penerangan Kodam IM kepada portalsatu.com, Senin, 11 Januari 2016.
Selain itu, pupuk cair tersebut juga bisa digunakan untuk tanaman padi. Berdasarkan uji coba yang dilakukan Serda Ghazali, pupuk ini berhasil menggenjot produksi padi mencapai 10 ton lebih per hektar.
Serda Ghazali mengatakan pupuk dasar keong merupakan unsur yang sangat dominan untuk keberhasilan pertanian di masa depan. Apalagi semua jenis tanaman memerlukan pupuk yang cukup untuk keberhasilan setiap musim panen.
Sementara pupuk yang biasa digunakan oleh para petani adalah jenis Urea, NPK, dan TSP. Kesemua pupuk tersebut merupakan pupuk buatan dan sering menjadi bermasalah seperti kelangkaan dari distributor.
“Faktor langkanya pupuk sangat beragam di Aceh dan umumnya di Indonesia. Ini semua bisa karena ulah distributor yang nakal,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Endra Saputra Kusuma Z.R, S.E.,M.Si,. mengatakan pembuatan pupuk berbahan dasar keong tersebut mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pertanian dan masyarakat. Dia mengatakan pupuk tersebut merupakan terobosan baru yang dilakukan TNI AD dalam membantu masyarakat petani.
“Ini juga merupakan bukti keseriusan TNI AD dalam kontribusi membantu pemerintah menciptakan swasembada pangan, baik dilakukan oleh petinggi TNI AD sampai prajurit yang paling bawah. Pupuk cair Babinsa Koramil 24/Idt yang berbahan dasar keong tersebut sudah dilaporkan kepada Menteri Pertanian serta mendapat tanggapan yang positif,” kata Letkol Inf Endra Saputra.[](bna)



