BANDA ACEH – Saat bicara di podium kayu berpelitur itu, Raafa harus sedikit berjinjit, podium yang disediakan untuk orang dewasa tersebut agak tinggi untuknya. Di atas podium, anak kelas 5 MIN Lhong Raya, Banda Aceh ini berpidato seraya memandang sekalian pendengar dengan percaya diri.

Pidato anak laki-laki dari pasangan Ahmad Zainuri dan Maya Sofia ini merupakan sambutan selama lima menit, sebelum penceramah, Ustazah Fauziah naik panggung. Fauziah adalah Alumnus Dayah Seulimum yang merupakan MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Kota Banda Aceh.

Pidato sambutan Raafa itu mewaliki murid tempatnya mengaji, Balai Pengajian Bunda pimpinan Hajjah Nurdahri binti Husin, Lamreung, Darul Imarah, Aceh Besar. Acara tersebut merupakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan balai pengajian ini bersama Koperasi Wanita Bina Usaha di gampong setempat.

Raafa berpidato di hadapan sekira dua ratusan orang, teridiri dari sebagian besar ibu-ibu anggota koperasi. Sebagian lagi anak-anak balai pengajian, dan beberapa orang masyarakat sekitar.

Sebelum acara, pagi-pagi sekali, ayahnya Raafa ke pasar Lambaro, Aceh Besar, untuk membeli baju putih, khusus untuk dipakai anak laki-lakinya berpidato pada Ahad, 24 Januari 2016.

Acara dimulai pada pukul 10:00 WIB pagi. Raafa sampai di tempat acara sekira pukul 9:45, yaitu lima belas menit lagi menjelang acara dimulai.

Sebelum tampil, anak laki-laki kelahiran Lhokseumawe, 25 Mai 2005 ini terlihat santai, pertanda ia menguasai dengan baik bahan yang akan disampaikannya.

Bocah bernama lengkap Muhammad Raafa Khaliqi Ahya Amazana ini, sebelumnya, sebelum pindah ke MIN Lhong Raya Banda Aceh, sempat duduk di bangku kelas 1 sampai 3 di SDN I Dewantara, Aceh Utara.

Raafa berlatih pidato pada Sekolah Hamzah Fansuri (SHF), diantar oleh adik ayahnya (bunda, istilah keluarganya), Zahraini ZA. Di antara beberapa kali pertemuan, ia berlatih pidato sendiri siang dan malam, termasuk di sekolahnya, untuk menguasai bahan yang telah disiapkan SHF, sesekali dipandu bundanya.[]