Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaRakerwil Nasdem Aceh,...

Rakerwil Nasdem Aceh, Zaini Sentil Kader ‘Nakal’

BANDA ACEHDewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Oasis Hotel, Banda Aceh, 28 – 29 September 2019.

Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil, mengatakan, dalam rakerwil tersebut ada tiga agenda akan dibahas. Yakni, evaluasi dan refleksi Pemilu 2019, konsolidasi internal, dan menyusun rekomendasi untuk dibawa ke kongres kedua partai di Jakarta pada 8 – 11 November 2019 mendatang.

“Rakerwil ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti berkaitan dengan akan dilaksanakannya kongres di Jakarta. Kongres nantinya tentu dalam rangka untuk pemilihan ketua umum dan penguatan struktur partai,” ujar Zaini dalam pidatonya saat membuka rakerwil, Sabtu, 28 September 2019.

Zaini turut merefleksi hasil Pemilu 2019. Menurut dia, selama pileg yang lalu struktur partai sudah bekerja dengan baik meskipun perolehan kursi Nasdem di Aceh mengalami penurunan sangat drastis. Kursi DPR RI dari dua kursi menjadi nol, DPRA dari delapan kursi turun menjadi dua, dan kursi DPRK se-Aceh dari 62 kursi tinggal 48.

“Kita semua para caleg, pengurus, dan kader sudah bekerja dengan profesional dan sangat baik, tidak ada yang perlu kita salahkan. Ini murni karena faktor alam, kita harus introspeksi diri,” ucap Zaini.

Menurut Zaini, pihaknya sudah bekerja secara maksimal, struktur partai berjalan dengan baik dan para caleg diseleksi dengan ketat di semua tingkatan.

“Tapi dengan hasil yang Nasdem peroleh tidak seperti yang diharapkan, saya kira itu hal yang biasa. Ada hal yang di luar dugaan yang tidak bisa diprediksi. Kemudian juga isu negatif yang berkembang sehingga berdampak besar terhadap perolehan suara NasDem,” kata Zaini.

Kader yang “nakal”

Dalam pidatonya, Zaini Djalil menyebutkan, pasca-Pemilu 2019 ada beberapa kader mulai “nakal” yang berkeinginan berpindah haluan politiknya.

“Ketua umum sudah berpesan, sudah saatnya kader Partai Nasdem untuk menunjukkan jati dirnya dan jangan ada lagi yang berpura-pura. Kalau kita siap dengan Partai Nasdem dengan kondisi yang sekarang ini, maka nyatakan siap. Kalau memang sudah ingin menyeberang ke partai lain, maka silakan nyatakan mundur,” ujar Zaini.

Menurut Zaini, ada beberapa kader yang mulai terlihat melakukan pelanggaran dan tidak sejalan lagi karena ada keinginan untuk berkarier di tempat lain.

“Kalau memang sudah tidak ingin di Nasdem, silakan buat pernyataan mundur. Kami persilakan untuk berkarier atau bergabung dengan partai poitik lain. Jangan malu-malu, jangan karena masih di Nasdem main-main dulu ke Nasdem tapi hati sudah berpaling ke yang lain,” ungkapnya.

Dukung Surya Paloh

Salah satu agenda Rakerwil Partai Nasdem Aceh membuat rekomendasi agar Surya Paloh kembali menjadi ketua umum periode 2019-2024, di kongres mendatang.

“Nasdem Aceh berharap agar Surya Paloh mau kembali memimpin partai ini. Beliau tokoh nasional, beliau sungguh luar biasa dalam memimpin partai,” ujar Zaini.

Zaini menjelaskan, jika berbicara tentang Partai Nasdem di Aceh tidak telepas dari Surya Paloh. Banyak hal khusus yang diberikan untuk Aceh dibandingkan daerah lain.

“Kita sedih, kesannya di Aceh beliau tidak diterima. Padahal, perhatian beliau kepada Aceh sangat luar biasa. Inilah tugas kita sebagai kader harus menjelaskan posisi ketua umum kita, dan bagaimana kepedulian dan kecintaan beliau kepada Aceh. Ini tugas kita untuk membuktikan bahwa Aceh juga sangat cinta kepada beliau. Semua butuh waktu dan proses,” pungkas Zaini.[] (rilis)

Baca juga: