Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaRapi Samalanga Minta...

Rapi Samalanga Minta Pemkab Fungsikan Pos Damkar Simpang Mamplam

BIREUEN – Ketua Satuan Tugas Komunikasi (SATGASKOM) Rapi Samalanga, Bireuen Zaini Dahlan, meminta pemkab setempat segera memungsikan Pos Pemadam Kebakaran di Kecamatan Simpang Mamplam yang dibangun setahun lalu.

“Tujuannya, jika ada kebakaran di wilayah barat Kabupaten Bireuen ini, tim pemadam kebakaran bisa segera membantu. Karena, kini Pos Pemadam Kebakaran hanya ada di Pusat Kota Kabupaten Bireuen. Jika armada kebakaran berpusat di sini, saya kira waktu tempuh lama untuk mencapai sasaran,” ujar Zaini Dahlan melalui siaran pers, Senin, 21 November 2016.

Ia menambahkan, dengan adanya pos tambahan tersebut jika terjadi kebakaran paling tidak sudah ada petugas di lapangan sehingga kobaran api yang membesar dapat ditekan.

Untuk armadanya sendiri kata Zaini tidak memerlukan mobil yang besar atau baru, yang terpenting ketika ada musibah kebakaran sudah ada pertolongan pertama di lapangan, sembari menunggu bantuan dari pos induk di kabupaten.

“Keberadaan damkar di ujung barat Bireuen sangat urgent. Hal tersebut juga sudah menjadi harapan masyarakat yang sudah bertahun-tahun menginginkan adanya mobil damkar, namun hingga saat ini belum juga terwujud,”ujar Zaini.

Ia berharap, untuk mencegah terjadinya keterlambatan saat terjadinya kebakaran di wilayah barat Bireuen, sebaiknya pemkab Bireuen segera memungsikan Pos Damkar Simpang Mamplam dan menempatkan damkar di pos tersebut.

”Jika harus menunggu datangnya damkar dari kota Bireuen seperti yang sudah-sudah terjadi, api keburu menghanguskan semua bangunan dan tak bisa diselamatkan,” katanya.[]

Baca juga: