Oleh: dr. Munzirul Akbar
Dokter umum di RSUD Satelit Aceh Besar.
Akhir-akhir ini, rasa tegang pada leher banyak dialami oleh masyarakat, terutama pada kalangan pekerja bahkan juga ibu rumah tangga. Pekerjaan yang menuntut seseorang berada di atas meja seperti menulis, mengetik, membuat laporan, dan pekerjaan rumah tangga dengan possisi tubuh kurang baik, sering sekali menimbulkan keluhan-keluhan berikut.
Sering disertai rasa tidak nyaman dan rasa tegang pada leher adalah hal yang sering dikeluhkan. Mungkin beberapa dari masyarakat rasa tegang pada leher tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, tetapi anak-anak khususnya para pelajar banyak menderita keluhan ini.

Posisi tubuh yang kurang baik dapat berkontribusi terhadap munculnya rasa tegang pada leher, terutama pada posisi tubuh yang kurang baik saat melakukan kegiatan tertentu. Terlalu membungkuk atau terlalu dekat degan komputer saat mengetik dapat menimbulkan gejala tegang pada leher.
Hal yang paling sering dialami oleh masyarakat adalah rasa tegang pada leher hingga ke pundak yang mana keluhan ini dapat menurunkan kualitas dalam melakukan kegiatan serperti berkurang nya konsentrasi dan pekerjaan memerlukan waktu lebih untuk dapat selesai.
Masyarakat sering menganggap rasa tegang dan tidak nyaman pada leher akibat dari meningkatnya kadar kolesterol. Padahal sebenarnya peningkatan kadar kolesterol di dalam tubuh seseorang tidak mesti adanya gejala tegang pada leher. Mungkin beberapa dari kita sering sekali mengalami rasa tegang pada leher, tetapi jangan panik dulu ya, mari kita bahas rasa tegang pada leher bukan menandakan hal yang serius dan gejala ini dapat pulih dengan sendirinya.
Apabila rasa tegang ini berubah menjadi rasa nyeri yang berlangsung lama dan intensitasnya berubah-uba,h maka perlu segera ditindak lanjuti. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, rasa tegang ini lebih sering muncul saat seseorang teralu lama dalam posisi ditekuk ke bawah (misalnya saat membaca dan menulis). Sementara itu dapat terjadi pada seseorang yang tidur menggunakan bantal terlalu tinggi, hal ini akan membuat otot leher belakang tertekan lebih kuat.



