SIGLI – Lebih 400 dari 730 gampong di Kabupaten Pidie hingga saat ini belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) akhir tahun 2017 dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Padahal, LPj merupakan salah satu syarat utama untuk transfer APBG tahun 2018.

Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik, meminta kepada para keuchik yang belum menyerahkan LPj tahun 2017 agar segera menyerahkan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) mengingat pagu APBG tahun 2018 sudah diserahkan, sehingga tidak tertahan pencairan dana.

“Berdasarkan laporan, hingga saat ini baru 250 gampong yang sudah menyerahkan LPj tahun 2017 kepada dinas terkait. Ini akan menjadi kendala pencairan dana tahun berjalan,” kata Abusyik kepada portalsatu.com/, Senin, 26 Maret 2018 di sela – sela penyerahan pagu APBG tahun 2018 di GOR Alun – Alun Kota Sigli.

Abusyik mengaku tidak ingin keuchik di Pidie bermasalah dengan hukum. Untuk itu dia meminta para keuchik dan aparatur gampong segera menyelesaikan pekerjaan tahun lalu termasuk LPj dengan aplikasi Sikeudes.

“Demi terhindar dari masalah termasuk dengan hukum, kami sangat berharap kepada gampong yang belum menyelesaikan tanggung jawab termasuk LPj untuk segera diselesaikan agar terhindar dari masalah, dan progam tahun 2018 dapat berjalan sesuai rencana,” pungkas Abusyik mengingatkan.[]