BLANGKEJEREN – Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Gayo Lues mencatat realisasi anggaran belanja daerah bersumber dari APBK tahun 2024 hingga 30 Oktober baru 72 persen lebih. Jumlah realisasi itu diperkirakan akan terus bergerak naik karena banyak kegiatan sudah mendekati tahap akhir.
Kepala BPKK Gayo Lues, H. Sukri, S.E., M.M., melalui Kabid Perbendaharaan, Muhammad Nasir, S.E,. Kamis, 31 Oktober 2024, mengatakan dari jumlah anggaran Gayo Lues saat ini, yang sudah terealisasi baru 72 persen lebih, sedangkan yang belum terealisasi sekitar 27 persen.
Untuk mengejar percepatan realisasi anggaran tahun 2024, Muhammad Nasir meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) bekerja maksimal. Sehingga anggaran yang sudah diplot ke masing-masing SKPK dapat direalisaikan secara maksimal.
“Kami juga meminta kepada SKPK agar rutin membuat laporan realisasi anggaran, karena ada beberapa sumber dana, realisasinya harus dilaporkan sebagai syarat salur dari pusat ke daerah,” ujarnya.
Jika realisasi anggaran SKPK tidak dilaporkan ke BPKK, kata dia, maka BPKK kesulitan membuat laporan ke pemerintah pusat. Hal itu bisa menghambat transfer dana dari pusat ke Gayo Lues.
“Selain laporan realisasi dari SKPK, ada beberapa hal lain yang bisa menghambat realisasi anggaran dari pusat ke Gayo Lues. Di antaranya, jaringan sering eror dan aplikasi di-upgrade di pusat. Sehingga laporan kita terhambat masuk, dan pusat juga terlambat mentransfer dana ke Gayo Lues,” kata Kabid Perbendaharaan (Perben).
Kabid Perben yakin jika jaringan bagus dan laporan dari SKPK dibuat rutin, realisasi anggaran Gayo Lues dipastikan tidak ada kendala hingga akhir tahun 2024 nantinya.[]




