LHOKSEUMAWE – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, mewisuda 753 lulusan Srata Satu  (S1) dalam rapat senat terbuka, di Gedung Serbaguna IAIN, di Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Selasa, 8 Mei 2018.

Rapat senat terbuka itu dipimpin Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. H. Hafifuddin, M.Ag. Dalam wisuda tersebut, empat orang dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dari Fakultas Tarbiyah yakni Zikri, Fonna Mikamahuly, Jannatul Husna dan Rozatunnur.

Hafifuddin mengatakan, pentingnya melakukan suatu perubahan terutama dalam upaya peningkatan kualitas lulusan yang andal, meningkatkan kualitas akademik dan berintelektual, moral spiritual serta manajerial.

“Juga penting dalam menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris untuk menjelajah berbagai literatur. Namun dalam meningkatkan kualitas ini kita juga membutuhkan finansial yang memadai, terutama untuk pengembangan dan pengadaan saran yang secara langsung berkaitan dengan peningkatan kualitas lulusan tersebut,” kata Hafifuddin.

Sarana dimaksud antara lain ruang belajar yang kondusif, perpustakaan yang representatif dengan koleksi buku memadai. 

“Untuk pengembangan ilmu keislaman maupun lainnya, kita menggagaskan epistemologi keilmuan qurani. Hal ini cukup urgen di tengah belantara epistemologi Barat yang mulai masuk dalam ranah keilmuan kita,” ujar Hafifuddin.

Sementara itu, Koordinator Seksi Protokoler IAIN Lhokseumawe, Arifuddin Aba, menyebutkan, jumlah wisudawan angkatan II tahun ini sebanyak 753 lulusan S1, berasal dari empat fakultas. Fakultas Syariah berjumlah 133 mahasiswa dari dua jurusan di antaranya Jurusan Ahwal Al Syakhsyyah 76 orang, Jurusan Hukum Ekonomi Islam (HES) 57 orang.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Islam (EKIS) 124 orang. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 394 lulusan dari enam jurusan, yaitu Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) 102 orang, Jurusan Tadris Matematika (TMA) 79 orang, Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) 61 orang, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (TBA) 55 orang, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 4 orang,  dan Jurusan Pendidikan Islam (PENDIS) 93 orang. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 102 orang.[]

Penulis: Muhammad Fazil