BANDA ACEH – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Farid Wajdi Ibrahim pagi tadi menepungtawari (peusijuek) 22 Jamaah Calon Haji (JCH) di lingkungan UIN Ar-Raniry. Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan halal bi halal Idul Fitri 1437 H itu berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Senin, 18 Juli 2016.
Prof. Farid pada kesempatan itu mengatakan, peusijuek dan halal bi halal ini merupakan agenda rutin kampus yang dilakukan tiap tahunnya. Tujuannya untuk mempersatukan kembali dalam rangka saling silaturrahim dan maaf-memaafkan sesama serta kembali kepada fitrah yang sempurna dan mengantar serta mendoakan JCH sebelum melaksanakan ibadah haji.
Alhamdulillah jamaah calon haji tahun 2016 ini termasuk yang terbanyak mencapai 22 orang, ada peningkatan dari tahun sebelumnya, ini suatu hal yang patut kita syukuri. Saat ini daftar antre sangat panjang lebih kurang hingga 20 tahun lebih, para JCH yang berangkat tahun ini rata-rata telah mendaftar sejak 2008 lalu, ujarnya.
Rektor menambahkan, pegawai di UIN Ar-Raniry yang lainnya juga telah banyak yang mendaftar, mereka harus menunggu jadwal atau daftar antre yang lumanyan lama. Diperkirakan dengan jumlah pendaftar perharinya, maka daftar tunggu hingga 26 tahun ke depan baru dapat berangkat ke tanah suci.
Menurutnya, ke depan akan terus bertambah JCH dari UIN Ar-Raniry, diyakininya bahwa penghasilan yang dinikmati oleh dosen UIN saat ini sudah cukup untuk mendaftar haji, tidak perlu lagi menjual tanah sebagaimana JCH zaman dahulu.
Farid berpesan kepada JCH, di saat melaksanakan ibadah haji, yang teringat dalam benak masing-masing hanyalah doa kepada Allah, agar dipermudah segala urusan dan jalan dalam melaksanakan ibadah.
“Oleh karena itu, silaturrahim ini merupakan pra-haji membersihkan niat menuju Baitullah, pada halal bi halal usai hari raya seperti ini mari saling maaf-memaafkan. Kita berharap kepada JCH nantinya memperoleh haji yang mabrur.”
Dalam momentum halal bi halal ini, Rektor juga mengajak kepada seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry untuk memberikan pelayanan dan service kepada mahasiswa. Jangan sampai ada yang mempersulit, siapa saja yang membutuhkan pelayanan maka berkewajiban untuk memberikan pelayanan yang baik kepada mereka.
Dalam kesempatan ini juga kami mengingatkan kembali kepada pegawai di lingkungan UIN Ar-Raniry untuk dapat bekerja dengan sempurna, secara tegas kami mengingatkan kedisiplinan dalam bekerja, mendorong kepada keikhlasan dan ibadah tambahan bagi kita semua sebagai amal shaleh, kata Farid.
Selain itu, dalam kegiatan halal bi halal ini Rektor UIN Ar-Raniry juga memberikan santunan kepada 4 pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) UIN Ar-Raniry, atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan pembinaan kepada generasi muda selama ini di UIN Ar-Raniry menjadi catatan penting bagi lembaga kita dan menjadi amal jariah, mudah-mudahan menjadi amal shaleh dikehidupan kita.
Apel Rutin
Sebelumnya, seluruh civitas akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti apel rutin di halaman Auditorium Ali Hasjmy Banda Aceh, pada apel tersebut dipercayakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry Dr. Nazaruddin A. Wahid menjadi Pembina apel.
Dalam amanatnya, Nazaruddin AW menyampaikan amanah Rektor Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA tentang tiga pilar penting yang harus dilakukan dalam bekerja sebagai abdi Negara, pertama adalah bekerja dengan ikhlas, setiap pribadi pegawai diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan ikhlas.
Ditambahkan, pilar kedua yang harus dimiliki yaitu bekerja dengan penuh tanggung jawab, ini yang harus dikedepankan untuk menyelesaikan segala sesuatu yang telah menjadi tugas pada masing-masing unit kerja, dan yang ketiga merupakan bekerja dengan professional.[]





