JAKARTA – Ribuan buruh dari Bogor, Karawang, Cikarang, Tangerang, Surabaya, Batam, Bandung, Medan, Aceh, dan Makassar, akan melakukan unjuk rasa di depan Istana Presiden di Jakarta, hari ini. Aksi turun ke jalan itu untuk menolak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan upah murah.

Ketua Presidium Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan selain di Ibu Kota, aksi penolakan PHK juga serempak digelar di beberapa daerah.

“Aksi serempak serupa juga akan diikuti puluhan ribu buruh lainnya di Bogor, Karawang, Cikarang, Tangerang, Surabaya, Batam, Bandung, Medan, Aceh, Makassar,” kata Said dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (6/2/2016).

Aksi akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Patung Kuda. Kemudian massa akan longmarch ke Istana & Gedung Mahkamah Agung.

Diketahui, aksi ini menyusul PHK di sejumlah perusahaan yang tidak lagi memperpanjang kontrak kerja karyawannya, malah kemungkinan besar mereka akan menutup perusahaannya dan hengkang dari Indonesia.

Perusahaan itu di antaranya PT Panasonic, PT Toshiba, PT Shamoin, PT Starlink, PT Jaba Garmindo, PT Ford Indonesia, PT Yamaha, PT Honda, PT ASA Elektronik, PT. Shinkei dan PT Hino.

Tiga jam

Kompol Erwin Arasgenda mengatakan, unjuk rasa hanya akan berlangsung selama tiga jam mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB. Jika melebihi waktu, polisi akan melakukan tindakan tegas.

“Kalau lewat dari waktu yang ditentukan mungkin akan ada negosiasi penambahan waktu satu jam. Tapi kalau telah lewat, kita akan paksa massa meninggalkan lokasi,” ujar Erwin kepada Okezone di Bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (6/2/2016).

Dia menambakan, jumlah personel kepolisian yang menjaga jalannya aksi di sekitar Istana Presiden sebanyak 1.000 orang. “1.000 personel gabungan yang langsung dipimpin oleh Pak Kapolda (Irjen Pol Tito Karnavian),” katanya.

Sementara pantauan Okezone, belum terlihat adanya massa di kawasan Bundaran HI. Aksi massa nantinya, mereka akan longmarch dari Patung Kuda menuju Istana Negara. Unjuk rasa lantaran massa terancam jadi korban PHK.[] Sumber: okezone.com