IDI RAYEK – Sedikitnya 18.782 hektar area persawahan yang tersebar di 16 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, terendam akibat banjir. Sementara itu, 677 hektar tanaman padi mengalami puso dan gagal panen.
 
Data yang dihimpun portalsatu.com dari Humas Setdakab Aceh Timur, Jumat, 12 Februari 2016, petani yang gagal panen akibat tanaman padinya puso meliputi petani sawah di Kecamatan Julok, Peudawa, Idi Rayeuk, Banda Alam, Idi Tunong dan Bireum Bayeun serta Darul Aman.

Sedangkan sawah yang terendam banjir terjadi di 16 kecamatan meliputi Julok, Peudawa, Idi Rayeuk, Banda Alam, Idi Tunong, Birem Bayeun, Darul Aman, Nurussalam, Darul Falah, Simpang Ulim, Pante Bidari, Ranto Peureulak, Sungai Raya, Idi Timur, Ranto Selamat dan Ranto Selamat.
 
Bupati Aceh Timur H. Hasballah H M. Thaib atau Rocky mengakui, luas sawah yang terendam banjir kali ini di wilayahnya mencapai belasan ribu hektar yang tersebar di beberapa kecamatan. Namun, banjir terparah terjadi di Kecamatan Julok, Simpang Ulim.

“Untuk dua kecamatan ini sampai hari ini sawah warga masih seperti laut, bahkan pematang (ateung—Aceh) pun belum nampak apapun,” ujar Rocky.

Menurutnya banjir di Kecamatan Julok, Simpang Ulim dan Pante Bidari, akan surut setelah DAS Arakundo normal. Tapi hingga saat ini luapannya masih terjadi.
 
Rocky mengatakan di beberapa kecamatan petani bahkan memaksa panen padi yang setengah matang, seperti di Gampong Blang Buket, Kecamatan Darul Aman dan Bagok.
 
“Di beberapa kecamatan yang banjirnya mulai surut, petani turun ke sawah memanen dan merontokkan padi dalam kondisi basah. Daripada rugi seluruhnya, minimal jika hujan reda bisa dikeringkan,” ujar Rocky.
 
Sebagai upaya menutupi kerugian petani akibat banjir, Rocky mengaku akan berupaya mengganti bibit padi warga dengan benih padi dari Cadangan Benih Nasional (CBN) dengan APBN.

“Kita akan surati Kementerian Pertanian untuk mengganti bibit padi yang terkena imbas banjir di sejumlah kecamatan. Langkah ini kita ambil untuk menutupi kerugian benih padi masyarakat. Data-data sedang kita rekap dan rencananya hari ini kita kirim ke Kementerian Pertanian RI di Jakarta,” kata Rocky.[](bna)