ACEH UTARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara mencatat banyak sarana dan prasarana PAUD, SD, dan SMP yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor pada akhir Novemebr 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin, Rabu, 17 Desember 2025, menjelaskan sekolah terdampak banjir di Aceh Utara dari jenjang kesetaraan, PAUD, SD, dan SMP berjumlah 592 unit. Sedangkan jumlah ruang kelas/belajar siswa yang rusak sedang sebanyak 1.101 unit, rusak berat 558 unit, dan kelas (ruang) yang roboh atau hanyut 123 unit untuk semua jenjang.
Jamaluddin menyebut bangunan yang rusak tidak hanya ruang kelas untuk proses belajar mengajar, tapi juga berdampak terhadap gedung atau ruang kantor sekolah. Ruang kantor rusak berjumlah 254 unit, perpustakaan 176 unit, laboratorium 104 unit, dan toilet (MCK) 776 unit.
“Fasilitas mobiler sekolah yang mengalami kerusakan seperti meja belajar siswa sebanyak 26.928 unit, kursi siswa rusak 36.455 unit, papan tulis 1.769 unit, serta chromebook (jenis laptop) yang terendam banjir mencapai 1.775 unit,” ujar Jamaluddin.
Jamaluddin menambahkan pihaknya sedang menghitung total kerugian. “(Untuk pengadaan baru atau rehabilitasi) Tentunya sumber anggaran harus dari APBN, kalau APBK tidak mampu,” ucapnya.[]



