*Rihlah*
Sebuah puisi dengan nuansa filsafat modern.
Taufik Sentana.
Banyak menulis puisi dan esai sosial.

Kemajuan industri membuat dadaku remuk
terhipnotis harapan palsu
anggur yang beracun
dari penyanyi malam
menjadi tangisan
dalam parade kebodohan.
Skema dunia
dan platform
peta jalan paskaindusri
yang ditulis oleh pemenang
membuat kita lupa
membangun mercu suar kognisi
menjelajahi ruang ruang
tak bertepi
menyusun kodefikasi,
mencatat kembali navigasi budaya
di tengah amuk gelombang digital tanpa nakhoda.[]