Ada beberapa nukilan Hadis Nabi tentang besarnya Rahmat Allah yang dirangkum dalam Sahih Bukhari. Seperti “Diharamkan neraka bagi yang menangis karena takut kepada Allah”
Atau dalam keterangan lain, bahwa salah satu golongan yang dapat jaminan dari Allah ialah seorang yang menangis karena takut akan azab Allah.
Disebutkan dalam riwayat yang sahih, seorang lelaki dianugerahi harta dan anak yang banyak. Pada jelang ajalnya, ia bertanya kepada anaknya, ayah macam apakah aku? anaknya menjawab, engkau ayah yang baik. Tapi katanya, aku belum memberikan yang baik kepada Allah. Andai aku mati, pastilah aku akan diazab, maka saat aku mati, maka bakarlah aku. ketika aku jadi arang, debu, terbangkanlah aku di angin yang kencang. Lalu mereka mengerjakan seperti wasiatnya (sebelum datang syariat yang dibawa Nabi Muhammad SAW), maka Allah mengumpulkan kembali jasadnya, lalu bertanya. kenapa engkau lakukan hal tersebut, lelaki itu menjawab, karena aku takut azab-Mu. Lalu Allah Merahmatinya, atau Mengmpuninya.
Dalam kaitan ini, komentar Ibnu Hajar adalah bahwa khauf adalah maqam teringgi dari kehambaan seseorang. Khauf juga merupakan tingkatan tinggi dalam iman.
Kata Baginda Muhammad SAW, aku orang yang paling alim, dan aku orang yang paling takut kepada Allah. Disebutkan pula bahwa malaikat juga takut akan Allah, dan ada takut yang bersifat manusiawi, serta beda pula arti takut orang orang muqarrabin.
Agar rasa takut kita muncul dan dapat mengundang Rahmat dari Allah, maka hendaklah kita memahami buruknya amal dan dampaknya bagi jiwa. Lalu meyakini akan adanya hukuman yang pasti kita terima.
Di samping itu kita hendaknya takut saat tubat tidak diterima oleh Allah, atau sadar bisa saja Allah tidak mengampuni diri ini.
Demikianlah catatan kecil tentang berharap akan rahmat Allah, yang diantaranya dengan menghadirkan asa takut akan azab-Nya. Sebab, rahmat Allah tersebut lebih baik dari apapun yang dikumpulkan manusia.[]
Oleh Taufik Sentana
Djadaptasi dari Kajian Hadis pekanan di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh yang diasuh oleh Ust. Surianto Sudirman, Lc., MA



