SIGLI – Empat rumah warga Gampong Neuheun, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, ludes terbakar, Rabu, 23 Desember 2020, sekira pukul 03 :00 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian ditaksir ratusan juta.
Informasi dikumpulkan portalsatu.com/ dari berbagai sumber, dugaan sementara penyebab kebakaran itu akibat korsleting listrik. Api cepat membesar hingga menghanguskan empat rumah semi permanen.
Keterangan dari salah satu anggota Polsek Batee, kebakaran diketahui setelah seorang warga Neuheun, Apnus (41), mendatangi kantor Polsek. Apnus melaporkan terjadi kebakaran di gampongnya. Personel Polsek langsung menghubungi pemadam kebakaran (damkar).
“Kita personel Polsek bersama personel Koramil langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman,” kata Sayuti, salah seorang personel Polsek Batee kepada portalsatu.com/.
Dibantu warga setempat, polisi dan TNI mencoba memadamkan api. Mobil damkar yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian langsung melakukan pemadaman. Api berhasi dipadamkan sekitar pukul 04:30 WIB.
Adapun rumah terbakar itu milik Tgk. Mauliddin Bin Maddan (35), guru ngaji, mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta. Rumah milik Abdullah Bin Idris (60), nelayan, kerugian sekitar Rp 200 juta. Rumah Ismail Bin Rusli (33), nelayan, kerugian ditaksir Rp150 juta. Rumah Syarifuddin Bin Ibrahim (56), nelayan, kerugian sekitar Rp 70 juta.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Junidar, dikonfirmasi portalsatu.com/ membenarkan adanya kejadian itu dan sekarang dilalukan pendataan secara valid di lokasi.[]



