LHOKSUKON – Banjir kiriman dari Kabupaten Bener Meriah merendam sejumlah gampong di Kecamatan Syamtalira Aron dan Samudera, Aceh Utara, Sabtu, 17 November 2018, sekitar pukul 08.30 WIB. Data sementara, tiga rumah hancur dan sejumlah rak kaca milik pedagang jatuh dihantam banjir.

Benny, 33 tahun, warga Gampong Mancang, Kecamatan Samudera, kepada portalsatu.com/ via telepon seluler menyebutkan, air naik ke pemukiman warga di kawasan tersebut sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka langsung memindahkan barang dan perangkat elektronik ke tempat lebih tinggi.

“Saat ini, pukul 13.25 WIB, ketinggian air sudah di atas lutut orang dewasa, dan kondisi air terus naik. Di sebagian rumah yang (permukaannya) rendah, bahkan air sudah mencapai pinggang. Air datang tiba-tiba begitu cepat dan deras. Jika sudah banjir begini, lauk nasi pastinya mi instan dan telur yang dibutuhkan untuk masa panik,” ujar Benny.

Menurut Benny, selain Gampong Mancang, beberapa gampong lainnya di Kecamatan Samudera ikut terendam. “Banjir juga merendam badan jalan lintas Medan-Banda Aceh, persisnya di depan masjid dan Kantor Partai Aceh (PA) Geudong. Ketinggian air berkisar antara 20-40 centimeter. Sebagian mobil yang ceper atau rendah sudah tidak bisa melintas, begitu juga sepeda motor,” katanya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kabag Ops AKP Iswahyudi, mengatakan, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul di Gampong Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron, karena debit air Krueng Pase yang sangat tinggi. Polres Aceh Utara sudah menurunkan Tim 10 untuk membantu mengevakuasi masyarakat setempat.

“Masyarakat di sini sangat terkejut dengan datangnya banjir secara tiba-tiba. Ini banjir kiriman dari Bener Meriah, mengingat cuaca di sini (Aceh Utara) cukup cerah. Selain Gampong Kumbang, Gampong Teungoh dan Blang juga terendam. Ketinggian air di atas lutut, bahkan mendekati tanggul air mencapai 2 meter tingginya. Untuk data sementara, tiga rumah warga rusak total dihantam banjir, tidak bisa digunakan lagi. Tanggul yang jebol berada persis di belakang meunasah Gampong Kumbang,” ungkap AKP Iswahyudi.

Di Gampong Kumbang itu, sejumlah rak kaca milik pedagang terlihat jatuh akibat dihantam banjir.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Utara, Munawar, mengatakan, “Banjir di Syamtalira Aron dan Samudera. Ini saya lagi di lokasi, di Gampong Kumbang, Syamtalira Aron”.[]