Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaNewsRumah Translok Pijay...

Rumah Translok Pijay Rusak, Proyek Asal Jadi?

SIGLI – Pembangunan 20 rumah Transmigrasi Lokal (Translok) di Gampong Aki Neungoh, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, sumber dana  APBA 2015 diduga asal jadi. Dugaan tersebut diungkapkan Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Iskandar, Jumat 8 Januari 2016.

Pasalnya, sejumlah rumah yang baru seumur jagung tersebut kondisinya mulai rusak. Selain itu ada bagian bangunan yang masuk dalam item pekerjaaan, disinyalir diterlantarkan kontraktor pelaksana.

Menurut Iskandar, pihaknya beberapa hari lalu sudah meninjau perumahan yang telah ditempati warga itu. Kata dia, pihaknya menemukan sejumlah rumah telah rusak, seperti dinding retak dan bolong. “Dinding beton sudah bolong dan pintunya juga mulai rusak, padahal rumah itu baru saja dihuni warga Translok,” katanya.

Kepada Iskandar, warga penghuni rumah Translok itu berharap pihak terkait segera melakukan investigasi ke lapangan.

Sejumlah penghuni mengaku khawatir jika terjadi gempa bumi. “Rata-rata penghuni kecewa dengan kondisi banguan rumah yang diberikan kepada mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pidie Jaya, Rapiati kepada wartawan, Jumat, 8 Januari 2016, mengaku pembangunan rumah Translok itu di luar kewenangannya. “Pembangunan rumah itu wewenang provinsi, sehingga kita tidak dapat memberi komentar lebih jauh,” katanya.

Namun, Rapiati mengaku sudah menerima laporan keluhan warga terkait kondisi rumah mulai rusak. Kata dia, laporan itu telah diteruskan  kepada Dinas Sosial Provinsi Aceh. “Pihak provinsi langsung merespon. Insyaallah, Sabtu 9 Januari 2016, pihak provinsi akan meninjau ke lokasi,” ujarnya.[] (idg)

Baca juga: