Sabtu, Juli 13, 2024

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...

Panwaslih Aceh Instruksikan Buka...

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menginstruksikan Panwaslih Kabupaten/Kota segera membuka...

KAMMI Sebut Perlu Forum...

BANDA ACEH - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banda Aceh...
BerandaRupiah Awal Pekan...

Rupiah Awal Pekan Dibuka Menguat Tipis Saat Yen Melesat

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan awal pekan hari ini menguat tipis, untuk melanjutkan tren positif pada penutupan akhir bulan Agutus, kemarin. Penguatan rupiah pagi ini terjadi saat Yen meningkat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. 

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.345/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah membaik dari posisi sebelumnya Rp13.351/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah dibuka Rp13.342/USD atau lebih baik dari penutupan tengah pekan kemarin sebelum libur Idul Adha di posisi Rp13.340/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.338-Rp13.343/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.337/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.346/USD dengan kisaran harian Rp13.336-Rp13.346/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah berada pada level Rp13.338/USD atau masih tercatat tidak lebih baik dari posisi tengah pekan kemarin yang berada di level Rp13.335/USD.

Sementara seperti dilansir CNBC, Senin (4/9/2017) Yen menguat melawan USD dan beberapa mata uang utama lainnya di awal perdagangan Asia, lantaran investor memangkas proyeksi mereka setelah Korea Utara kembali melakukan uji coba nuklir. USD jatuh lebih rendah 109.22 terhadap Yen dan terakhir berdiri pada posisi 109.87 melawan Yen dan masih turun 0,3%. 

Euro sendiri lebih rendah 0,2% pada level 130.59 terhadap yen, setelah dalam sesi sebelumnya jatuh ke 129.65. Yen hampir selalu mencetak keuntungan ketika Investor mencoba untuk mengurangi paparan risiko karena mata sering digunakan sebagai sumber dana untuk membeli aset berisiko.

Jepang juga negara kreditor bersih terbesar di dunia dan kadang-kadang ketidakpastian, pedagang menganggap repatriasi Jepang dari luar negeri akan lebih besar daripada investor asing menjual aset Jepang.[]Sumber:sindonews

Baca juga: