MOSKOW – Rusia mengklaim telah mengembangkan laser yang kuat untuk menembak satelit musuh di orbit, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Rabu, 28 Februari 2018.

Laser yang dipasang di pesawat tersebut merupakan bagian dari sistem anti-satelit, yang juga melibatkan komponen radar dan komponen berbasis darat.

Berita tersebut muncul setelah seorang Kepala Angkatan Udara Amerika Serikat memperingatkan perang antariksa dapat terjadi antara negara-negara adikuasa dalam beberapa tahun.

Menurut sumber anonim yang dikutip kantor berita Rusia, Interfax, pembuat senjata Almaz-Antey telah menyelesaikan pekerjaan sistem anti-satelit.

Sistem ini mencakup laser yang terpasang pada pesawat terbang serta peralatan kontrol darat dan radar yang sesuai, yang akan membantu perangkat itu menemukan target.

Senjata ini, kata sumber tersebut, akan menggunakan jenis pesawat baru yang belum disebutkan namanya.

Klaim tersebut belum diverifikasi sumber independen. Namun perusahaan senjata yang berbasis di Moskow diketahui sedang mengembangkan senjata anti-satelit untuk militer Rusia.

Kepada kantor berita Rusia, Ria Novosti, pada April lalu, desainer Almaz-Antey, Pavel Sozinov, mengatakan pihaknya sedang mengembangkan senjata yang secara elektronik dapat mengganggu atau mencapai penghancuran fungsional langsung dari elemen-elemen yang ditempatkan di orbit.[]Sumber:DAILY MAIL/Tempo