BANDA ACEH – Juman, salah satu korban penembakan di Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, disebut-sebut tidak memiliki permasalahan dengan pihak lain. Kesehariannya, korban hanya berdagang tandan buah sawit dan tidak memiliki utang piutang dengan siapapun.
Belum diketahui motif apa yang melatarbelakangi percobaan pembakaran rumah, yang berujung dengan penembakan terhadap korban tersebut. Namun, segelintir pihak menduga kasus ini berkaitan dengan pesta demokrasi yang baru saja dilakukan di Kabupaten Aceh Timur.
Dugaan ini muncul setelah selentingan kabar menyebutkan, Juman merupakan simpatisan salah satu kandidat Bupati Aceh Timur, Ridwan Abubakar alias Nektu, di Peunaron Baru.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum bersedia memberikan keterangan resmi kepada portalsatu.com. Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto sama sekali tidak menjawab panggilan masuk dari portalsatu.com sejak Minggu pagi.
Sementara Waka Polres Aceh Timur Kompol Carlie Syahputra Bustamam, mengaku sedang berada di Jakarta. “Saya sedang di Jakarta, jadi belum mengetahui persis kronologinya,” kata Waka Polres Aceh Timur kepada portalsatu.com, Minggu siang.
Begitu pula dengan Kapolsek Serba Jadi, Iptu Tonny Irwan Sinaga, yang mengaku kasus tersebut kini sudah ditangani Polres Aceh Timur. “Sebaiknya hubungi pihak Polres (Aceh Timur) saja,” katanya saat dihubungi, Minggu siang.
Portalsatu.com juga mencoba mengonfirmasi Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Goenawan. Namun, hingga kini sosok yang bersangkutan tidak merespon panggilan masuk dan menjawab pesan terkait kasus tersebut.[]



