TAKENGON – Ribuan warga Kota Takengon memadati Lapangan Musara Alun untuk menunaikan salat Idul Fitri 1437 Hijriah, Rabu, 6 Juli 2016.
Sejumlah warga tampak hadir bersama keluarga, ada yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat bagi yang berdomisili agak jauh dari lokasi pelaksanaan salat.
Namun, terlihat lebih banyak jama'ah bersama keluarga yang berjalan kaki dengan menenteng bawaan berupa tikar, koran dan tentunya sajadah.
Padatnya jama'ah salat Idul Fitri diakui Sekretaris Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Aceh Tengah, Muswar, disebabkan tidak hanya warga lokal yang hadir, tapi juga warga perantauan bersama dengan kerabatnya.
“Biasanya warga perantauan dengan kerabatnya salat bersama, momen ini juga menjadi pengobat rindu bagi warga perantauan,” ujar Muswar.
Seorang warga, Miko Irawan mengatakan dirinya dan keluarga sengaja bergerak pagi-pagi sekali dari rumah dengan berjalan kaki.
“Kalau pakai kendaraan takutnya kesulitan parkir, apalagi nanti waktu meninggalkan lapangan pasti tersendat macet, jadi kita lebih memilih jalan kaki saja,” ucapnya.
Pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini di Aceh Tengah umumnya berlangsung lancar dengan cuaca cerah berawan yang sangat mendukung antusias warga untuk melaksanakan salat berjamaah di Lapangan Musara Alun Takengon.
Bertindak sebagai Imam salat Idul Fitri, Teungku Azhar Azis yang sehari-hari merupakan Imam Mesjid Agung Ruhama, dan sebagai Khatib Tgk Muhammad Adami, pimpinan pesantren terpadu Darul Ulum Celala.
Sebelum pelaksanaan salat, Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengambil kesempatan untuk menyampaikan sambutan. Tampak di jajaran saf depan pelaksanaan salat hadir Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Arm. Ferry Ismail, Kapolres Aceh Tengah AKBP Eko Wahyudi dan beberapa pimpinan daerah lainnya.[](ihn)




