IDI RAYEK – Beroperasinya Conservation Response Unit (CRU) di Gampoeng Bunin, dinilai sebagai solusi yang ditunggu–tunggu masyarakat di perdalaman Aceh Timur. Pasalnya, selama ini konflik gajah dengan manusia sering terjadi di wilayah itu hingga menimbulkaan sejumlah kerugian.

Zulkifli, petani di Gampoeng Bunin, Kecamatan Serba Jadi kepada portalsatu.com, Rabu, 27 Januari 2016, mengatakan, ia merasa senang dengan kebijakan Pemerintah Aceh untuk mengatasi konflik gajah di kawasannya itu.

“Apa yang kita harapkan selama ini sudah diberikan oleh Pemeritah Aceh. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi yang dirugikan antara petani dengan gajah,” katanya.

Menurut Zulkifli, jika pemerintah tidak segera menindaklanjuti persoalan tersebut, tidak menutup kemungkinan kerugian kedua belah pihak semakin melebar. “Konflik ini tidak bisa terus dibiarkan, kita yakin banyak yang rugi nanti,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Aceh Timur H. Hasballah M.Thaib akrab disapa Rocky kepada portalsatu.com mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan membantu jika ada warga setempat selama ini mengalami kerugian akibat kebunnya dirusak gajah liar.“ Ya, pasti itu kita bantu jika ada kerugian masyarakat,” ucap Rocky.[]