BLANGKEJEREN – Sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Gayo Lues masih membutuhkan pembangunan, rehabilitasi, dan pemenuhan sarana pendukung lainnya untuk menunjang proses belajar mengajar di sekolah.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Kelembagaan, Sarana dan Prasanrana (Sapras) Dinas Pendidikan Gayo Lues, Khairul Patha, S.T., Rabu, 14 Juli 2021. Menurut dia, tahun 2021 ini Dinas Pendidikan menargetkan 75 persen pemenuhan prasarana maupun pendukung lainnya di satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

“Secara sarana dan prasarana sekolah baik itu TK, SD dan SLTP yang menjadi urusan Kabupaten Gayo Lues, kita menargetkan dapat tuntas 75 persen pada tahun 2021. Baik secara pemenuhan prasarana maupun sarana pendukungnya,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Jika target tersebut tercapai, kata Kabid Sapras, proses belajar dan mengajar di masing-masing sekolah Kabupaten Gayo Lues bisa sesuai standar nasional pendidikan yang sudah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Salah satu upaya Pemda Gayo Lues melalui Dinas Pendidikan yaitu untuk mewujudkan pendidikan berkualitas, berdaya saing, dan bersyariat Islam sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues,” jelasnya.

Sementara untuk pembangunan musala di sekolah tingkat SLTP Gayo Lues hingga tahun 2020, Khairul Pata mengaku sudah mencapai 80 persen, dan akan mencapai 100 persen tahun 2021 ini.

“Kita berharap agar pihak sekolah bisa memanfaatkan sarana dan prasarana yang sudah disiapkan Pemerintah. Termasuk memfungsikan mushala ketika waktu salat tiba, karena ini merupakan salah satu Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, yaitu menjadikan Gayo Lues yang Islami, Mandiri dan Sejahtra,” kata Khairul Pata.[]