BerandaBerita BireuenSatpol PP Bireuen ‘Gusur’ Lapak Pedagang Bandel

Satpol PP Bireuen ‘Gusur’ Lapak Pedagang Bandel

Populer

BIREUEN – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bireuen “menggusur” sejumlah pedagang yang membandel di Jalan T. Hamzah Bendahara, Kota Juang, Bireuen, tepatnya di kawasan depan Kompleks RSUD dr. Fauziah Bireuen, Rabu, 31 Agustus 2022.

Pantauan wartawan, personel Satpol PP didukung beberapa anggota TNI dan Polri untuk pengamanan, petugas Dishub terkait kelancaran lalu lintas, dan petugas dari Disperindagkop Bireuen. Anggota Satpol PP mengangkut tenda dan lapak dagangan yang tidak dipindahkan pemiliknya untuk disita.

Petugas turut membongkar atap terpal yang dibangun pedagang di sebagian toko permanen. Atap terpal menjorok ke median jalan itu turut disita tanpa perlawanan pedagang atau pemilik toko. Barang sitaan diangkut dengan truk ke suatu tempat sebagai sitaan.

Menjawab wartawan, petugas Satpol PP mengatakan sejak beberapa hari lalu pihaknya sudah menyampaikan kepada pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan tersebut. Sosialisasi penertiban berulangkali disampaikan melalui pengeras suara.

Camat Kota Juang, Musni Syahputra, di lokasi mengatakan penertiban itu karena hingga batas waktu yang ditetapkan sebagian pedagang masih abai dengan imbauan sudah disampaikan.

“Kepada pedagang supaya tidak berjualan di sisi jalan ini dan kepada pedagang yang berjualan di toko supaya berjualan di area bangunan dan tanah yang menjadi bagian dari toko yang menjadi haknya, jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” ucap Musni.

Di lokasi penertiban turut hadir Kepala Satpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed. Proses penertiban itu disaksikan sebagian pedagang dan warga sekitar serta menarik perhatian para pengguna jalan.

Untuk diketahui, Jalan T. Hamzah Bendahara adalah ruas jalan vital karena dilalui ambulans yang membawa pasien ke RSUD dr. Fauziah Bireuen. Jalan itu juga sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Setelah pembangunan jalan dua jalur tiga tahun lalu, lintasan jalan itu bersih dari pedagang. Tetapi seiring waktu pedagang kaki lima menjamur, pedagang di sejumlah toko membuka lapak sampai ke sisi jalan dan ada pedagang yang mendirikan kios di antara taman sisi jalan.[](Murdeli)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya