SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Satpol PP dan WH menertibkan puluhan pedagang sayur di Jalan Malikussaleh, Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Selasa, 24 Juli 2018.

Penertiban setelah adanya protes sejumlah pedagang pasar harian di Desa Subulussalam Utara, menyebabkan jualan mereka tidak laku akibat adanya puluhan pedagang sayur membuka lapak di bahu Jalan Malikussaleh atau berjarak sekitar 500 dari pasar harian.

Puluhan pedagang mayoritas kaum ibu-ibu itu mendatangi pedagang di Jalan Malikussaleh meminta mereka untuk berjualan di pasar harian. Sempat terjadi perang mulut antar pedagang, beruntung pihak unsur muspika Kecamatan Simpang Kiri segera tiba di lokasi.

Tak lama kemudian Asisten II Setdako Subulussalam Lidin SH, Kepala Dinas Perdagangan Pertambangan Koperasi dan UKM Masri SP serta Camat Simpang Kiri, Abdurrahmansyah SE MM datang ke lokasi untuk memenangkan situasi.

Para pedagang diminta membongkar   lapak mereka dan segera pindah ke pasar harian. Puluhan personel Satpol PP pun ikut membantu memasukkan sayuran ke dalam karung.

“Tidak boleh berjualan di atas trotoar Jalan Malikussaleh. Ini harus tertibkan semua pedagang sayur berjualan di pasar harian di sana sudah ada lapak disediakan oleh pemerintah,” kata Asisten II Setdako Lidin.

Sementara Camat Simpang Kiri, Abdurrahmansyah mengatakan penertiban ini sudah berlangsung selama sepekan terakhir. Pedagang masih saja berjualan di bahu Jalan Malikussaleh sehingga mengganggu keindahan kota serta menyebabkan kemacetan.

“Nanti Satpol PP akan patroli setiap pagi sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sini,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Pertambangan Koperasi dan UKM Kota Subulussalam, Masri SP mengatakan para pedagang di pasar harian mengeluh dagangan mereka tidak laku disebabkan masih ada pedagang sayur yang berjualan di bahu Jalan Malikussaleh.

“Kita sudah sosialisasikkan tidak boleh berjualan di sini. Makanya semua kita arahkan ke sana, di pasar harian, supaya adil,” kata Masri.[]