SUBULUSSALAM – Pertemuan bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana, Bogor Jawa Barat dalam rangka kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Senin kemarin, dimanfaatkan Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, SH untuk menyampaikan beberapa usulan prioritas untuk pembangunan di daerah.
Salah satunya terkait penerimaan PNS 2018 disampaikan kepada Presiden Jokowi, Kota Subulussalam akan menerima formasi CPNS jika ada pertimbangan khusus sehingga putra dan putri di Bumi Sada Kata itu tidak merasa dirugikan.
“Terkait penerimaan PNS, kami sampaikan, kami akan menerima formasi CPNS jika ada pertimbangan khusus supaya putra dan putri kami tidak merasa dirugikan,” kata Merah Sakti kepada Presiden Jokowi di Istana Bogor kemarin sore.
“Nanti kami buka formasi CPNS di daerah, ini rencana tenaga teknis, guru (K2) dan tenaga kesehatan,” kata Wali Kota Merah Sakti.
Dalam kesempatan itu, Merah Sakti juga menyampaikan terkait sertifikasi tanah eks transmigrasi belum tuntas, masyarakat menanyakan masalah tersebut kepada wali kota selaku kepala daerah. Merah Sakti menyampaikan sudah beberapa kali menanyakan masalah tersebut dalam rapat di Banda Aceh.
Di hadapan Presiden, Merah Sakti juga meminta agar Polres Subulussalam segera diaktifkan di Januari 2019 sebelum pemilu. Bangunan Mapolres dan perumahan bagi perwira telah rampung tinggal pengaktifan lagi.
“Kami minta Bapak Presiden segera mengaktifkan Polres Subulussalam. Karena Kodim 0118 begitu juga Kajari sudah ada di sana, tinggal Polres lagi yang belum diaktifkan,” pinta Merah Sakti kepada Presiden.
Merah Sakti menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah menyahuti usulan tersebut akan direalisasikan pada tahun 2018 dan 2019 mendatang.[]


