SIGLI – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Husbah (Satpol PP – WH) Kabupaten Pidie, Sabtu, 16 Mei 2020, mengamankan enam bocah pengemis asal Lhoksewame. Keenam bocah tersebut saat ini diamankan di kantor Satpol PP – WH Pidie.
Para bocah yang rata-rata masih duduk di bangku kelas 6 SD dan kelas 1 SMP itu, ditangkap saat mengemis di kompleks pertokoan, Keramat Dalam, Kecamatan Kota Sigli, sekira pukul 21:30 WIB atau usai tarawih.
Kepala Satpol PP – WH Kabupaten Pidie, Iskandar Abbas, kepada portalsatu.com Sabtu malam, mengatakan, 6 pengemis itu diamankan pihaknya setelah menerima laporan dari warga bahwa ada sejumlah anak – anak di bawah umur sedang mengemis di pasar kota Sigli.
“Begitu menerima laporan anggota kita langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan mereka yang sedang mengemis,” terang Iskandar Abbas.
Setelah dibawa ke kantor Satpol PP ke – 6 bocah itu diberikan makan dan dimintai keterangan, nama, asal dan tujuan mereka mengemis. Semua bocah itu berasal dari Lhokseumawe dan baru tiba di Sigli, Sabtu pagi, 16 Mei 2020.
Berdasarkan keterangan dari bocah – bocah itu mereka mengemis atas inisiatif sendiri tidak ada yang menyuruh. Bahkan mereka sudah beberapa hari menggelar aksinya mulai dari Matang Geulumpang Dua, Pasar Bireuen dan Kota Sigli.
“Mereka juga mengaku, sudah memboking kamar di sebuah penginapan di Kota Sigli,” imbuh Iskandar Abbas.
Petugas sudah mendata nama – nama bocah pengemis itu dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pidie untuk ditindaklanjuti koordinasi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Saat ini semua bocah itu ditampung serta diinapkan di kantor Satpol PP – WH.
Adapun keenam mereka yakni FA (11) kelas 6 SD, MHl (12) kelas 1 SMP, MYP (12), AB (12), AA (12) dan FS (12) semua duduk di bangku kelas 1 SMP, juga tercatat satu gampong dalam wilayah Kota Lhoeseumawe.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pidie, Vivi Anita mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinsos Kota Lhokseumawe untuk dilakukan proses pemulangan.
“Kita data dulu, selanjutnya akan kita koordinasi dengan Dinas Sosial, Lhokseumawe guna membicarakan proses pemulangan bocah – bocah pengemis tersebut, ” kata Vivi kepada portalsatu.com.[]




