LHOKSUKON – Sejumlah pimpinan dayah dan balai pengajian di Kecamatan Nibong, Aceh Utara mempeusijuek H. Muhammad Thaib (Cek Mad) dan Fauzi Yusuf (Sidom Peng) di Gampông Dayah Nibong, Kecamatan Nibong, Senin malam, 10 Oktober 2016.
Keduanya merupakan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Aceh Utara periode 2017-2022. Acara itu dihadiri para geuchik, geuchik Partai Aceh, tuha peut, ketua pemuda, kaum ibu, anggota KPA/PA dan tokoh masyarakat di Nibong.
Para pemimpin dayah yang melakukan peusijuek yaitu Abati Dayah Al Hilal Al Aziziyah, Teungku H. Rasyid (Abu Imum Chiek), Abi Teungku H. Lukman, Abah Teungku T. Zakaria, Teungku Marwan, Teungku Abdul Munir, serta Teungku Zaibuddin. Prosesi peusijuek tersebut diiringi dengan salawat badar yang dilantunkan Teungku Wiskarmi membuat haru masyarakat yang hadir.
Cek Mad dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh pimpinan dayah tersebut serta meminta untuk selalu didoakan supaya tidak zalim dalam memimpin Aceh Utara.
Kemudian, dirinya juga memaparkan beberapa program unggulan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pemuda dan generasi mendatang. Jika terpilih lagi di periode mendatang kata dia, Cek Mad tetap fokus pada peningkatan SDM dan dayah-dayah tetap menjadi prioritasnya di masa mendatang.
Pascamigas di bawah bumi Nibong ini, apa yang kita rasakan? Maka saya terus fokus untuk meningkatkan SDM generasi kita, jika saya dipercayakan kembali memimpin Aceh Utara bersama Teungku Fauzi Yusuf kami prioritaskan dayah-dayah tempat belajar dan mengajarkan generasi kita mendatang, ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Fauzi Yusuf alias Sidom Peng. Melalui siaran pers yang diterima redaksi, Sidom Peng mengatakan kemajuan Aceh dengan mengutamakan agama maka Ahlussunnah Wal Jamaah harus berdiri tegak di bumi Serambi Mekkah.
Untuk mewujudkan hal itu kata Sidom Peng, dibutuhkan dukungan dari para ulama, pemimpin dayah dan seluruh masyarakat Aceh Utara.
Ulama dan para pimpinan dayah sudah bersatu bersama kita, mari kita bersatu untuk kemajuan Aceh. Ini merupakan lanjutan dari perjuangan, demi kemakmuran rakyat, ujarnya.[]



