CALANG – Sekda Aceh Jaya, H. Mustafa Ibrahim, S.pd, M.A.P membuka Pekan Olah Raga dan Seni (Personi) XVI Kementerian Agama Aceh Jaya, di lapangan Bola Kaki Keudee Teunom, Selasa, (27/2/2018).
Dalam sambutannya, Sekda mewakili Bupati Aceh Jaya mengatakan dengan adanya personi ke16 ini, diharapkan mampu membangkitkan semangat dalam mengembangkan olah raga di Aceh Jaya.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuda dan masyarakat Aceh jaya, Karena tingkat kecintaan masyarakat terhadap olah raga sudah cukup baik, bahkan telah berhasil meraih prestasi sehingga telah mengharumkan nama daerah sebagaimana yang sudah pernah diraih Atlit Aceh Jaya pada pra pora tahun 2017 lalu yaitu mereka berhasil meraih 23 medali mas, 25 Perak dan 19 perunggu,” kata Sekda.
Lebih lanjut, H. Mustafa Ibrahim mengatakan bahwa personi ke-16 yang dilaksanakan kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, sebagai wujud kepedulian pihak kementrian Agama Aceh Jaya dalam membina dan mencari bibit-bibit yang berbakat di bidang olah raga dan seni daerah.
Sementara Kepala Kementerian Agama Aceh Jaya, Samsul Bahri, S.Ag mengatakan bahwa personi yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan kementerian Agama, setiap dua tahun sekali, yang dilaksanakan di 9 kecamatan secara bergiliran. Kata Samsul, Tahun 2016 lalu telah dilaksanakan di Kecamatan Jaya, tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Teunom, dan tahun 2019 akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lain.
“Mudah-mudahan kegiatan yang kita laksanakan pada hari akan membangkitkan semangat-semangat anak madrasah dalam meniti karirnya di madrasah, dalam mengisi pendidikannya di madrasah baik itu di bidang seni maupun di bidang olah raga,” harap Samsul Bahri.
Personi ke-16 Kementerian Agama yang berlangsung selama dua hari yaitu 27 sampai 28 februari 2018, diikuti sebanyak 315 peserta, yang meliputi cabang perlombaan antara lain, cabang atletik, bola volly, bulu tangkis, dan tenis meja. Cabang seni, tahfiz quran 5 dan 10 juz, MTQ, azan, qiratul qutub, fahmil qur’an, kaligrafi, pidato bahasa Arab, Inggris dan pidato bahsa Indonesia, puisi dan cipta puisi kandungan Alquran dan syarhil quran.
Pembukaan Personi ke-16 tersebut walaupun dalam guyuran hujan, namun meriah dengan tampilnya berbagai seni budaya khas daerah, baik rapai geleng dan tarian kreasi (Red- Ratoh Jaroe) dari siswa-siswi madrasah.
Acara tersebut dihadiri Muspida dan Muspida plus,Wakil DPRK, Asisten para SKPK, unsur Muspika, Jajaran Kementrian Agama dan Para Kepala Madrasah, Siswa-siswi Madrasah dan Masyarakat seputar Kecamatan Teunom.[] (rel)



