Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaSelain Aceh Utara,...

Selain Aceh Utara, Sebagian DAU Tiga Kabupaten Ini Juga Ditunda

LHOKSEUMAWE – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunda penyaluran sebagian dana alokasi umum (DAU) tahun 2016 untuk 169 daerah senilai Rp19,418 triliun lebih. Dari jumlah itu, termasuk empat kabupaten di Aceh, yang penyaluran sebagian DAU-nya ditunda empat bulan (September-Desember 2016).

Data diperoleh portalsatu.com dari Lampiran Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 tentang Penundaan Penyaluran Sebagian DAU Tahun 2016, empat kabupaten di Aceh ialah Aceh Timur, Aceh Besar, Aceh Utara, dan Simeulue.

Rinciannya, untuk Aceh Timur ditunda penyaluran DAU Rp29,459 miliar lebih/bulan (empat bulan Rp117,837 miliar lebih), Aceh Besar Rp19,573 miliar lebih/bulan (totalnya Rp78,292 miliar lebih), Aceh Utara Rp15,280 miliar lebih/bulan (totalnya Rp61,121 miliar lebih), dan Simeulue Rp11,937 miliar lebih/bulan (empat bulan Rp47,751 miliar lebih).

Dalam PMK yang ditetapkan pada 16 Agustus 2016 oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dijelaskan bahwa penentuan daerah dan besaran penundaan penyaluran sebagian DAU didasarkan pada perkiraan kapasitas fiskal, kebutuhan belanja, dan posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun 2016 yang dikategorikan sangat tinggi, tinggi, cukup tinggi, dan sedang.

DAU yang sebagian penyalurannya ditunda dapat disalurkan kembali pada tahun 2016 dalam hal realisasi penerimaan negara mencukupi. Penyaluran DAU dilakukan untuk sebagian atau seluruh DAU sebelum berakhirnya tahun 2016. Jika penyaluran kembali sebagian DAU tidak dapat dilakukan pada tahun 2016, maka  diperhitungkan sebagai kurang bayar untuk dianggarkan dan disalurkan pada tahun berikutnya dengan memerhatikan kemampuan keuangan negara.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Utara Muhammad Nasir, 17 Oktober 2016, mengatakan, penundaan penyaluran sebagian DAU itu berdampak terhadap kondisi keuangan kabupaten ini. Sebab, kata dia, sebelumnya Pemerintah Pusat juga telah mengurangi alokasi dana transfer bagi hasil pajak dan sumber daya alam jatah Aceh Utara tahun ini.

Nyan keuh inan terasa that, ka hana peng 30 M leubeh lam dua buleuen nyoe sebab ka ditunda (di situlah terasa kekurangan dana, karena ditunda penyaluran DAU 30 miliar/jatah September 15 miliar lebih, dan Oktober 15 miliar lebih),” kata Nasir.[](idg)  

Baca juga: