LHOKSEUMAWE – Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP M. Yasir mengatakan, selama bulan Ramadan, kasus pencurian kerap terjadi di Kota Lhokseumawe. Hal tersebut dinilai sangat meresahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah.
“Selama ini kerap terjadi pencurian, perampokan maupun penganiayaan namun sudah kita atasi sehingga dapat disebutkan saat ini kembali kondusif,” kata Yasir menjawab portalsatu.com, Selasa, 28 Juni 2016.
Yasir menjelaskan kasus itu sering terjadi di Kecamatan Banda Sakti yang merupakan pusat Kota Lhokseumawe.
“Kecamatan Banda Sakti yang paling sering terjadi pencurian, baik di rumah warga maupun di tempat-tempat umum lainnya,” kata Yasir.
Yasir menambahkan menjelang H-5 lebaran, pihaknya terus melakukan pengamanan ekstra untuk meminimalisir serta mencari otak dari kasus-kasus tersebut.
“Kita terus melakukan pengamanan ekstra. Saat ini, patroli rutin terus kita gelar hingga larut malam.”
Yasir mengimbau seluruh warga agar terus waspada dalam melakukan berbagai kegiatan di rumah atau di tempat-tempat lainnya.
“Kita meminta agar warga terus berhati-hati. Jika mau mudik, pastikan rumahnya telah aman dari berbagai tindakan serta juga jangan terlalu mencolok (memakai perhiasan) jika bepergian sehingga mengundang aksi nekat oleh para pelaku kejahatan,” kata Yasir.[](ihn)



