BANDA ACEH – Wakil Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Provinsi Aceh, Abdurrahman Kaoy, setelah terjatuh di sumur di rumahnya beberapa hari lalu kini masih dalam perawatan.

“Abdurrahman Kaoy beberapa hari lalu terjatuh di sumur di rumahnya,” kata Muhammad Taufik, keponakan Abdurrahman Kaoy, Selasa, 2 Oktober 2018.

Setelah kejadian tersebut Abdurrahman Kaoy mendapat perawatan dari tukang urut. Usai diperiksa diketahui ia mengalami memar di lutut dan pinggang.

Abdurrahman Kaoy juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Meuraxa untuk dirontgen, sehingga diketahui mengalami sedikit cedera tulang. Pihak rumah sakit menawarkan supaya dioperasi, tapi Abdurrahman Kaoy memilih untuk diobati ahli urut patah. Kondisi Wakil Ketua MAA itu pun perlahan membaik walau belum bisa berjalan.

Mengetahui Abdurrahman Kaoy sakit, beberapa tokoh kebudayaan dan adat Aceh membesuknya. Hadir di antaranya cucu dari Tuanku Raja Ibrahim Putra Mahkota dari Sultan Alaiddin Muhammad Daudsyah, Tuanku Warul Walidin.

“Saya secara pribadi merasakan kedekatan emosional yang luar biasa terhadap Abu Rahman Kaoy (Abdurrahman Kaoy), karena beliau adalah salah seorang yang pernah kenal dekat dengan Tuanku Raja Ibrahim semasa Tuanku Raja Ibrahim masih hidup,” kata Tuanku Warul.

Tuanku Warul melanjutkan, “Setiap hari beliau dahulu ketika pulang-pergi sekolah melewati rumah Tuanku Raja Ibrahim di Lamlo, Kota Bakti, Pidie. Abu Rahman sering singgah di sana dan mendengarkan berbagai kisah pengalaman hidup Tuanku Raja Ibrahim semasa ditangkap Belanda dan diasingkan ke Ambon hingga Batavia”.

“Selain pengetahuan sejarah Islam dan Aceh yang sangat beliau kuasai, sebagai mantan Dekan Dakwah IAIN Ar-Raniry, kemampuan beliau berpidato dengan semangat dan suara lantangnya membuat para pendengar tidak pernah bosan dan jenuh dengan tiap ceramah dan pidato beliau,” kata Tuanku Warul.

Menurut Tuanku Warul, dengan pengetahuan sejarah Aceh dan Islam yang Abdurrahman Kaoy miliki, “maka pantas kita menggelar beliau sebagai 'Pendakwah Sejarah Aceh Lintas Zaman. Dan kami doakan semoga Abdurrahman Kaoy kondisi kesehatan beliau semakin membaik dan dapat berdakwah kembali”.

Pendiri majalah berbasis sejarah dan budaya Aceh-Turki, Sicupak.com, Teuku Farhan, juga sempat membesuk Abdurrahman Kaoy. Ia mengatakan Abdurrahman Kaoy adalah inspirasi bagi anak muda. “Beliau sangat cinta kepada anak muda dan cinta kepada sejarah Aceh. Beliau sangat penyayang kepada anak muda”. 

“Beliau adalah perintis acara Haul Sultan dan ulama-ulama Aceh sejak lima tahun lalu yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat. Acara ini rutin dilakukan bulanan di makam-makam sultan dan ulama Aceh,” katanya.

Walau usia senja, semangat dan kepedulian Abdurrahman Kaoy melestarikan sejarah Aceh dinilai mengalahkan anak-anak muda. “Belum tentu kita yang muda-muda, saat tua kelak, semangatnya bisa seperti beliau”.

“Semoga Abu Rahman diberikan kesehatan sehingga bisa kembali bersama anak-anak muda menggelar kegiatan pendidikan sejarah seperti biasanya yang sudah sering beliau lakukan,” kata Farhan.[]