SUBULUSSALAM – Seorang pelajar, Acong Berutu (17), penduduk Kampung Baru, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional tepatnya Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Sabtu, 22 Juni 2019, sekira pukul 07:30 WIB.
Korban meninggal dunia akibat mengalami luka robek di pangkal paha sebelah kiri, tangan kanan, dan jari-jari patah setelah terjadi tabrakan keras antara sepeda motor korban, Yamaha Jupiter Z BL 3464 IC dengan sepeda motor Supra GTR 150 BL 6476 IC.
Sementara pengendara Honda Supra GTR 150 BL 6476 IC warna hitam, Hendrik Saputra, warga Desa Penanggalan, mengalami luka lecet di bahu, mata kaki sebelah kanan lecet dan lutut kanan.
Kepala Pos Penanggalan, Aipda Hasbullah, mengatakan laka lantas ini terjadi berawal saat Hendrik Saputra pengemudi Supra GTR datang dari arah Simpang Kiri menuju Penanggalan dengan kecepatan tinggi. Pada saat bersamaan Honda Jupiter yang dikemudi Acong Berutu tiba dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Kuta Tengah kondisi jalan sedikit menikung diduga pengendara Jupiter Z warna hitam sedang melaju dengan kecepatan tinggi ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Posisi Honda Jupiter Z sudah berada di jalur kanan arah menuju Simpang Kiri, pada saat itu juga muncul Honda Supra menuju Penanggalan sehingga tabrakan laga kambing terjadi, kedua pengendara terpental beberapa meter dari titik kejadian.
“Terkejut dan hilang kendali langsung bertabrakan sehingga kedua pengendara terpental beberapa meter,” katanya.
Warga yang melihat kejadian itu langsung membawa kedua korban ke RSUD Kota Subulussalam untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Namun, salah satu pengemudi atas nama Acong Berutu meninggal dunia setelah mengalami luka berat.[]



