LHOKSEUMAWE – Satu unit sepeda motor yang dikendarai seorang remaja laki-laki menabrak tembok pagar kantor Bank Mandiri di Simpang Lestari, Lhokseumawe, Minggu, 24 Februari 2018 sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian ini menyebabkan pengendara tewas sementara sepeda motor rusak parah.
Informasi yang diterima portalsatu.com/ menyebutkan korban sempat mendapat pertolongan dari anggota TNI dan dibawa ke Rumah Sakit Kesrem. Namun nyawa korban yang tidak diketahui nama tersebut tidak terselamatkan karena mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan dada. Selain itu, leher, tangan dan dua kaki korban dalam kondisi patah.
Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Yasnil Akbar Nasution melalui Kanit Unit Laka, Kemi, membenarkan kejadian itu. Dia mengungkapkan korban diduga berusia 15 tahun. Polisi tidak menemukan identitas apapun di tubuh korban sehingga kesulitan menghubungi pihak keluarga.
“Kita sedang berupaya mencari identitas korban dan petugas kita sudah sebarkan informasi ini sampai ke Buloh Blang Ara, Aceh Utara, karena dari STNK, sepeda motor nahas itu dari sana. Namun hasilnya masih nihil,” kata Kemi.
Ia berharap pihak media turut membantu memberitakan kejadian ini sehingga informasi menyebar dan diterima oleh keluarga. Kemi juga mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera ke RS Kesrem.
Sementara itu, pihak medis RS Kesrem yang sempat diwawancara menjelaskan korban dibawa ke rumah sakit milik TNI sekitar pukul 11.10 WIB. Saat itu korban tidak sadarkan diri, darah mengalir dari hidung dan mulut. Perawat yang tidak ingin disebutkan namanya itu menjelaskan, korban sempat dirawat sekitar 30 menit sampai akhirnya dipastikan meninggal dunia.
“Upaya sudah dilakukan sebaik mungkin. Namun lukanya cukup parah. Saat ini jenazahnya sudah kami pindahkan ke instalasi jenazah karena belum ada keluarga yang mengambilnya. Kami perkirakan umurnya sekitar 15-16 tahun, masih SMP lah, tinggi 150 cm, kulit sawo matang, rambutnya lurus pendek,” katanya.
Amatan portalsatu.com/ di instalasi jenazah RS Kesrem sekitar pukul 16.00 WIB, terlihat jasad korban ditutupi dengan kain batik. Korban saat kejadian memakai baju kaos merah lengan pendek hitam bertuliskan “Student Council” dan celana jeans hitam corak keabu-abuan.[]



