Banda Aceh — Dalam rangka memeriahkan HUT ke-821 Kota Banda Aceh sekaligus memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara, sebanyak 1.000 paket pangan murah disediakan bagi masyarakat.

Program tersebut digelar melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah di Taman Bustanussalatin, Sabtu (11/4/2026), hasil kolaborasi Pemerintah Kota Banda Aceh bersama TNI AU.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi ekonomi pascabencana serta tekanan inflasi yang sempat meningkat di Aceh.

“Pasca bencana, inflasi di Aceh sempat meningkat, namun kini mulai berangsur menurun. Melalui pasar murah ini, kami berupaya membantu masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap paket pangan telah mendapatkan subsidi sebesar Rp50 ribu. Paket tersebut berisi empat komoditas utama, yakni beras 5 kilogram, telur satu papan, minyak goreng dua liter, dan gula dua kilogram.

“Masyarakat cukup membayar Rp175 ribu untuk satu paket,” jelas Illiza.

Menurutnya, selain meringankan beban masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi serta meningkatkan kesejahteraan warga ke depan.

Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Suryo Anggoro, menegaskan bahwa kehadiran TNI AU tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan udara, tetapi juga berkontribusi langsung bagi masyarakat.

“Kami memang bertugas di udara, namun kami hadir untuk masyarakat. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi yang baik, termasuk dukungan penuh dari Ibu Wali Kota,” ujarnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. [adv].