25.1 C
Banda Aceh
Minggu, Desember 5, 2021

Seorang Pemuda di Subulussalam Rudapaksa Anak Bawah Umur, Divonis 12 Tahun 6 Bulan Penjara

 SUBULUSSALAM – Seorang pemuda di Kota Subulussalam, yang berstatus terdakwa rudapaksa anak bawah umur, inisial NI bin S divonis 150 bulan (12 tahun enam bulan) kurungan penjara dalam putusan Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah (MS) Kota Subulussalam, Selasa, 16, November 2021.

“Menjatuhkan terhadap terdakwa NI bin S dengan uqubat ta’zir penjara selama 150 bulan dikurang selama terdakwa ditahan,” bunyi putusan MS Kota Subulussalam dalam sidang perkara jinayat dengan agenda pembacaan vonis terdakwa, nomor register perkara 8/JN/2021/ di Kantor MS Subulussalam, Selasa, 16 November 2021.

Sidang berlangsung secara virtual dipimpin Ketua Majelis, YM. Pahruddin Ritonga, S.H.I., M.H., Hakim Anggota, YM. Junaedi, S.H.I., dan Muhammad Naufal, S.Sy., serta Panitera Pengganti, Hidayatullah, S.H.I., diikuti Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdi Fikri dan Penasihat Hukum Terdakwa.

Hakim anggota YM. Junaedi membacakan putusan terhadap terdakwa, mengatakan bahwa JPU menuntut terdakwa dengan hukuman cambuk 100 kali dan ditambah dengan uqubat ta’zir cambuk di depan umum sebanyak 50 kali dengan dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan. Namun menurut Majelis Hakim bahwa hukuman tersebut tidak cukup untuk mengurangi trauma korban zina tersebut.

Majelis hakim berpendapat bahwa berdasarkan pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat, perbuatan terdakwa diancam dengan uqubat ta’zir cambuk paling sedikit 150 kali dan maksimal 200 kali, paling sedikit 1500 gram emas murni, paling banyak 2000 gram emas murni atau penjara paling singkat 150 bulan paling lama 200 bulan.

Majelis Hakim melanjutkan bahwa tidak ditemukan pengecualian atau pembatasan pemberlakuan hukum kepada terdakwa berdasarkan undang-undang sebagai alasan pembenaran perbuatan terdakwa, maka terdakwa harus mempertanggung jawabkan segala perbuatan yang telah dilakukannya.

Hal yang memberatkan terdakwa menurut majelis hakim adalah telah merusak masa depan anak/korban, terdakwa memaksa dan memanfaatkan kepolosan anak yang belum mampu berpikir matang dengan bujuk rayu dan menjanjikan akan menikahi demi kepuasan seksualnya. Perbuatan terdakwa tidak mendukung pelaksanaan hukum Syari’at Islam di Provinsi Aceh.

Hal-hal yang meringankan adalah terdakwa masih berusia muda dan terdakwa mengakui serta menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah pemerkosaan terhadap anak sebagaimana diatur dalam pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, menjatuhkan terhadap terdakwa NI bin S dengan Uqubat Ta’zir Penjara selama 150 bulan dikurang selama terdakwa ditahan,” bunyi putusan Majelis Hakim MS Kota Subulussalam.[rilis]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Pidie Jaya Juara Umum Pra-PORA Muaythai

BANDA ACEH – Para fighter asal Kabupaten Pidie Jaya sukses mendominiasi perolehan medali pada...

SMAN 9 Tangsel dan SMPN 19 Jakarta Selatan Juara Festival Tari Ratoh Jaroe

JAKARTA - Panitia Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) akhirnya menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Aceh...

Milad GAM, Bendera Bintang Bulan Sempat Berkibar di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tergabung dalam Majelis Wilayah...

Kapolres Subulussalam Ingatkan Netizen Tentang Ujaran Kebencian, Ada Sanksi Pidana

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengingatkan pengguna media sosial (medsos) di wilayah...

Kuliah Umum di BJI Lhokseumawe, Lailan: Taati Kode Etik Jurnalistik, Bangun Relasi yang Baik

LHOKSEUMAWE – CEO Tandaseru, Psychology and Training Consultant, Lailan Fajri Saidina, mengatakan jurnalis harus...

Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran, Walkot Bintang: Pemko Segera Bangun Huntara

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang mengatakan pemerintah melalui Badan Penanggulangan...

Mantan Kombatan Pase Peringati Milad GAM, Ini Kata Jhony Jubir KPA Soal Bendera Bintang Bulan

LHOKSUKON - Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh...

Ini Kata Nasir Nurdin Tentang Kepengurusan PWI Aceh yang akan Dilantik di Sabang

BANDA ACEH - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2021-2026 hasil Konferensi Provinsi...

Warga Aceh Diimbau Waspada Hadapi Cuaca Buruk

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh diimbau meningkatkan kewaspadaan di tengah perubahan cuaca yang terjadi...

‘Jangan Mudah Menyerah Dalam Mengajak Siswa Untuk Ikut Vaksinasi’

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan vaksinasi pertama dan kedua harus...

Meningkatkan PAD Sebagai Kemandirian Daerah

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD merupakan suatu rencana keuangan suatu daerah dalam...

Dolly Cibro Nyatakan Maju Calon Ketua Demokrat Subulussalam

SUBULUSSALAM - Dolly S Cibro, politikus Partai Demokrat yang saat ini duduk sebagai Anggota...

Jelang Milad GAM, Kapolres Imbau Warga Tidak Terprovokasi

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Faisal mengimbau masyarakat agar tidak terprovoksi jika...

JPU Limpahkan Perkara Korupsi APBG Paya Bilie ke Pengadilan Tipikor, Kaur Keuangan Diminta Menyerahkan Diri

LHOKSEUMAWE - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe melimpahkan perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan...

Daerah Tutupan Hutan Desak Pemerintah Pusat Jadikan Luas Lahan Jadi Penghitungan Transfer DAU

  GAYO LUES - Pemerintah Provinsi Papua Barat memprakarsai dan mengundang Bupati Gayo Lues sebagai...

Jelang Milad GAM, Kapolda Aceh Koordinasi dengan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Jelang Milad GAM pada 4 Desember 2021, Kapolda Aceh Irjen. Pol....

Anggota DPRK Ade Rizky Berikan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Gunung Bakti

  SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dapil Sultan Daulat, Ade Rizky Noviani menyerahkan bantuan paket...

Kebakaran Landa Gunung Bakti, 7 Rumah Rusak Berat, 2 Rusak Ringan

SUBULUSSALAM - Kebakaran melanda Kampong Gunung Bakti, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Kamis, 2...

Aceh-Papua Teken MoU, Sepakat Perjuangkan Kekhususan Bersama-Sama

BANDA ACEH – Sebagai dua daerah yang diberikan kewenangan khusus, Aceh dan Papua sepakat...

Majelis Rakyat Papua Berkunjung ke Partai Aceh, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH - Rombongan Majelis Rakyat Papua (MRP) berkunjung ke Kantor Partai Aceh di...