Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaSetelah 14 Bulan...

Setelah 14 Bulan Tertunda, Abu Suhai Dilantik jadi Wakil Ketua DPRK Bireuen

BIREUEN – Suhaimi Hamid, dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) menjadi Wakil Ketua DPRK Bireuen setelah melakukan pengucapan sumpah dalam rapat paripurna di gedung DPRK Bireuen, Senin, 18 Januari 2021.

Pengucapan sumpah Suhaimi Hamid sebagai Wakil Ketua II DPRK Bireuen dipandu Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen Zufida Hanum. Sebelumnya pimpinan DPRK Bireuen dua orang yaitu Rusyidi Mukhtar dari Partai Aceh sebagai Ketua dan Syauqi Futaqi dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua I

Pengesahan pria yang akrab disapa Abu Suhai itu 14 bulan terlambat dari jadwal normal. Terlambatnya Abu Suhai sebagai wakil ketua II sebab adanya permasalahan dalam internal partai lokal itu yang kini mereda.

Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar yang memimpin rapat paripurna mengatakan meyakini komitmen Pemkab Bireuen dalam melaksanakan pembangunan untuk masyarakat Bireuen.

“Tetapi tidak akan ada pembangunan yang maksimal tanda adanya musyawarah dan mufakat antara DPRK dengan Pemkab Bireuen. Maka dengan komitmen tinggi pula agar selalu saling kordinasi dengan eksekutif.,” katanya.

Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menyampaikan selamat kepada Suhaimi Hamid yang sudah menjabat sebagai pimpinan. “Kami mengajak kepada unsur pimpinan agar dapat bersinergi dengan Pemkab Bireuen,” harapnya.

Kata Muzakkar, hubungan kerja sebagai pemegang amanah masyarakat dapat selesa dan serasi sebagai manan selama ini dapat terus dibina dan laksanakan dengan baik dan ditingkatkan ke depan.

DPRK sebagai unsur legislatif dalam pemerintahan di Kabupaten Bireuen memiliki peran strategis sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan. Dengan demikian peran dan fungsi eksekutif dan legislatif pada hakikatnya merupakan perwujudan aspirasi masyarakat.

“Kami mengajak semua unsur pimpinan, wakil dan anggota DPRK Bireuen agar bersama-sama Pemerintah Kabupaten, bekerja dengan hati ikhlas dalam melayani masyarakat. Membangun sinergitas dalam memajukan daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.

Muzakkar berharap dewan kedepan semakin termotivasi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai perwakilan masyarakat. Sehingga pembangunan dapat dilaksanakan bersama sesuai tupoksi masing-masing.[]

Baca juga: