LHOKSUKON – Calon Wakil Bupati Aceh Utara yang diusung Partai Aceh (PA), Fauzi Yusuf (Sidom Peng), mengingatkan agar masyarakat mensyukuri perdamaian yang telah ada di Aceh, termasuk dengan tidak menyia-nyiakan nikmat damai yang sudah dinikmati selama ini.

Hal itu diungkap Sidom Peng dihadapan massa yang hadir saat kampanye dialogis di Keude Jungka Gajah, Kecamatan Meurah Mulia, Kamis, 8 Februari 2016 malam. Menurutnya, pasca perdamaian Republik Indonesia (RI) dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 15 Agustus 2005 lalu, salah satu butir perjanjian terkait pemotongan senjata dan pihak GAM telah memenuhinya.

Di lain pihak, katanya, masih banyak butir-butir MoU Helsinky yang belum dipenuhi oleh RI kepada masyarakat Aceh untuk mencapai kesejahteraan.

“Nikmat damai jangan disia-siakan. Empat perang sudah kita lalui dan saat ini sudah masuk dalam ranah perang politik. Saya dicalonkan sebagai Wakil Bupati Aceh Utara bukan untuk mengejar pangkat dan jabatan, ini adalah amanah perjuangan dan jabatan politik untuk menyelesaikan perjanjian sehingga dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Aceh hingga ke anak cucu kita,” ujar Sidom Peng.

Ditambahkan, saat Aceh masih bergejolak perang, semua masyarakat membantu GAM dalam segala hal namun saat damai dan masuk dalam perang politik, kenapa kesatuan dan kebersamaan dirusak. Padahal kebersamaan dan kekompakan seluruh masyarakat Aceh adalah kekuatan yang pernah diakui bangsa luar, sehingga Aceh tidak pernah dapat dikalahkan.

“Kita jangan cepat lupa, ingat apa yang dilakukan oleh pemimpin sebelum GAM dan pasca perdamaian. Banyak perubahan dan itu harus kita syukuri, ini kita lanjutkan demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Partai Aceh adalah partainya rakyat Aceh. Mari bersatu dan kita jaga kekompakan dibawah payung Partai Aceh untuk mencapai cita-cita mulia,” ucapnya.

Dilanjutkan, “Perjuangan ini ibarat menggali sumur untuk mendapatkan mata air. Saat menggali banyak kita temukan hal-hal kecil yang baik untuk digunakan, namun terkadang ada yang lalai dan terlena hingga lupa dengan niat awal untuk mata air itu. Jadi, saya mengajak kembali semua masyarakat untuk bersatu memenangkan kandidat yang diusung oleh Partai Aceh,” tutup Sidom Peng. []