LHOKSUKON Warga di seputaran Kampung Baru, Kuta Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mengeluhkan perihal seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di Simpang Empat, belakang Kantor PT.PLN setempat. Menurut warga, hal itu terjadi karena tidak adanya rambu peringatan di lokasi.
Di sini tidak ada rambu-rambu peringatan. Selain itu, tembok PT.PLN yang tinggi juga membuat jarak pandang pengendara terbatas. Sudah banyak yang menjadi korban tabrakan di simpang itu, terebih di malam hari, kata Aprillis, 35 tahun, warga setempat, kepada portalsatu.com, Minggu, 15 Januari 2017.
Ditambahkan, kecelakaan juga sering terjadi di siang hari. Padahal di Simpang itu, lanjutnya, banyak anak sekolahan, khususnya di pagi dan siang hari.
Di Simpang itu kan ada SD Negeri 2 Lhoksukon. Otomatis di pagi hari dan siang hari sangat padat. Banyak sepeda motor yang dikendarai remaja melaju dengan kencang di lokasi. Untuk tabrakan sering terjadi jika ada yang berlawanan arah di balik tikungan. Kami harap dinas terkait atau pihak kepolisian dapat memasang rambu peringatan di lokasi, ucapnya.
Hal senada dikatakan Fitri, 33 tahun, warga yang sama. Selain rambu peringatan, mungkin tepat di tengah Simpang empat itu bisa ditaruh drum atau lainnya, sehingga dapat sedikit menghambat laju kendaraan yang kebut-kebutan. Tadi malam saja (Sabtu), dua sepeda motor yang dikendarai remaja saling bertabrakan. Satu patah kaki, sedangkan satu lainnya tidak sadarkan diri, pungkas Fitri yang mendapat anggukan dari Aprillis. []

