LHOKSUKON – Polres Aceh Utara menggelar pelatihan sispamkota dalam rangka pengamanan Pemilu 2019. Kegiatan yang dilakukan di halaman Mapolres setempat, Rabu, 12 Desember 2018 itu melibatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Den-B Pelopor dan satu Satuan Setingkat Peleton (SSP) TNI-AD.

Pelatihan dibuka oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin. Turut hadir di lokasi, Wakapolres Kompol Edwin Aldro, seluruh perwira, kapolsek dan anggota di jajaran Polres Aceh Utara. Simulasi pelatihan sispamkota tersebut memakai sejumlah kendaraan, di antaranya satu unit water canon, 10 unit roda dua milik Tim Raimas Polres Aceh Utara, lima unit sepeda motor Brimob dan satu unit kendaraan Jibom Brimob Dentasemen B Jeulikat.

“Simulasi pelatihan sispamkota ini kita lakukan dalam rangka menghadapi Pemilu 2019. Dalam skenario di awal tadi ada yang demo ke Kantor KIP, kemudian situasi memanas hingga terjadi huru-hara yang berujung tindakan anarkis. Tadi juga dilakukan simulasi Tri Patra dan penanganan penjinakan bom oleh Tim Jibom,” ujar AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Ian menyebutkan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada seluruh personel Polri, TNI dan instansi terkait tentang tugas pokok masing-masing. Pelatihan itu juga untuk mempersiapkan diri menghadapi segala bentuk situasi yang mungkin terjadi di lapangan saat pelaksanaan Pemilu 2019.

“Untuk pengamanan Pemilu 2019, kekuatan yang kita turunkan 2/3 personel Polres Aceh Utara, ditambah dengan Brimob dan Sabhara Polda Aceh yang nanti jumlahnya akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan di wilayah hukum Polres Aceh Utara,” kata Ian.

Ian berharap Pemilu 2019 mendatang berjalan lancar dan aman di Aceh Utara. “Kita harap seluruh masyarakat dalam seluruh tahapan Pemilu ini dapat memilah-milah mana yang benar dan mana yang tidak. Artinya, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berita atau isu yang beredar di media sosial (medsos). Karena saat ini sudah banyak beredar informasi saling menjelekkan antarkandidat,” pungkas AKBP Ian.[]