BANDA ACEH – Ketua Dewan Pembina Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) H. Sjamsul Kahar selama ini melihat KWPSI eksis dan masih aktif dalam membela syariat Islam di Aceh. Namun demikian, ia tetap berharap kepada para wartawan Aceh supaya ke depan terus mendukung penerapan syariat Islam.
Hal itu disampaikannya sesaat sebelum pelantikan pengurus baru KWPSI periode 2018-2023 dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 Hijriah di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Kamis, 5 Rabiul Akhir 1440H/13 Desember 2018.
Sjamsul Kahar mengatakan, sejak pertama ditetapkan syariat Islam di Aceh sampai hari ini, ia telah melihat bahwa penerapan syariat Islam menjadi pedoman, juga sebagai peraturan hidup, dan kini penerapannya semakin baik.
“Dengan sebab itu tugas wartawan, Alhamdulillah, sama-sama dengan penuh kesadaran membela dan peduli dalam pelaksanaan yang mungkin ada hambatan-hambatan pelaksanaan syariat Islam,” katanya.
Menurutnya, karena masih banyak yang harus dikerjakan ia berharap para wartawan supaya tidak lalai dan terus melakukan kegiatan yang sudah diprogram oleh organisasi. Di samping melansir berita-berita yang menumbuhkan semangat dalam masyarakat, juga terus mengisi diri sendiri dengan pengetahuan-pengetahuan keagamaan yang sudah diprogramkan selama ini.
Salah satu anggota Dewan Pembina KWPSI, Tgk. H. Muhammad Yusuf. A. Wahab (Tu Sop), dalam ceramah peringati Maulid Nabi SAW itu juga mengingatkan bahwa apapun profesi, apapun pekerjaan kita, semua itu harus menjadi ladang pahala. “Para wartawan apa yang ditulisnya harus menjadi ladang amal baginya,” kata Tu Sop.
Pelantikan Dewan Pengurus dan Koordinator KWPSI periode 2018-2023, Azhari. S.Sos., dilakukan oleh H. Sjamsul Kahar. Di acara yang dihadiri oleh para wartawan dan Forkopimda itu, selain acara pelantikan pengurus baru dan peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, KWPSI juga menyantuni beberapa anak yatim.[]



