SIGLI – Wakil Bupati M. Iriawan, S.E., meresmikan Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren (SMP-BP) di kompleks Dayah Tgk. Chik RuengReung di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Selasa, 9 Februari 2016. Sekolah tersebut digagas pimpinan dayah, Tgk. H. Said Ilyas untuk memadukan pendidikan umum dengan pendidikan dayah.
Menurut Tgk. Said Ilyas, saat ini SMP di lingkungan dayah itu sudah berjalan proses belajar mengajar diikuti 26 siswa yang juga tercatat sebagai santri dayah. Kita gagas adanya SMP di dayah untuk menyelamatkan generasi Islam dari pengaruh era globalisasi yang berdampak negatif bagi moralitas anakanak, ujar Waled, panggilan untuk Said Ilyas.
Waled mengakui inisiatif dirinya untuk mendirikan SMP BP tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak, terutama Dinas Pendidikan Pidie, yang langsung memberi respon dengan merekomendasi dan menyediakan sejumlah tenaga pengajar dan bantuan operasional sekolah. Saya sangat berterima kasih kepada Kadis Pendidikan Pidie yang selama ini terus membantu kami dalam hal persiapan hingga berjalan, ucap Waled dalam sambutannya.
Ulama ini juga berharap pemerintah membantu sejumlah fasilitas pendukung yang saat ini dibutuhkan sekolah. Karena, kata dia, saat ini sejumlah fasilitas termasuk gedung masih belum memadai.
Sementara Wakil Bupati Pidie, M. Iriawan memberikan apresiasi kepada pimpinan dayah atas inisiatif mendirikan sekolah umum bebasis pesantren, sehingga minat anak-anak dan wali murid semakin meningkat menuntut ilmu di sekolah yang sekaligus bisa belajar agama. Kita berikan aprsiasi kepada Waled yang sudah menggagas hadirnya sekolah umum berbasis agama. Bahkan ini merupakan SMP-BP pertama di Kabupaten Pidie, kata Iriawan
Hadirnya SMP-BP tersebut, lanjut Wabup Iriawan, sebagai salah satu program Bupati Pidie Sarjani Abdullah untuk memasukkan kurikulum muatan lokal di sekolah dan dayah yang saat ini mulai dijalankan. Kita terus memberikan motivasi demi kelangsungan pendidikan umum berbasis dayah, sehingga generasi mendatang menguasai ilmu umum dan agama, pungkas Iriawan.
Acara peresmian SMP-PB tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pidie Murthalamuddin, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas BMCK Muhammad Nazar, S.T. M.T., ulama kharismatik Aceh Abu Ishak Lamkawe, anggota DPRK Khairil Syarial dan Isfandiari.[](idg)



