Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsSMP Negeri 1...

SMP Negeri 1 Pantan Cuaca Tanam Pokat Untuk Tambahan Gaji Guru Honorer

BLANGKEJEREN – Sekolah Menengeh Pertama (SMP) Negeri 1 Pantan Cuaca, Gayo Lues menggalakkan program penghijauan dan berkebun di sekolah. Mereka menanam tanam pokat dan sirsak, hasil panen digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

Upaya kreatif itu dilakukan karena sebagagian besar guru di SMP Negeri 1 Pantan Cuaca masih berstatus honorer, hanya ada 5 guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekolah tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala SMP Negeri 1 Pantan Cuaca, Yusdi Abadi di hadapan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues Kasimudin yang berkunjung ke sekolah itu, Kamis, 4 Februari 2021.

“Yang sudah kami tanam saat ini adalah pokat dan sirsak, rencana kami setelah berbuah nantinya, buah pokat dan sirsak akan kami jual supaya bisa menambah gaji guru honor,” jelas Yusdi.

Selain itu, kata Yusdi,  SMP Negeri Pantan Cuaca juga sudah menerapkan sekolah bernuansa Islam, setiap hari sebelum Covid-19 melanda, setiap kelas bergantian melaksanakan salat dhuha,  zuhur dan asar secara berjamaah.

“Tapi kami saat ini tidak memiliki masjid, air juga dari Puskesmas Pantan Cuaca, dan sarana prasarana kami sangat kurang, mohon kiranya ke depan supaya bisa diperhatikan,” harapnya.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Kasimudin mengatakan, pihaknya akan terus berbenah agar kekurangan guru bisa terpenuhi, apa lagi jumlah guru PNS di Gayo Lues sangat terbatas.

“Nanti akan dibuka guru P3K, dan guru P3K ini posisinya sama dengan guru ASN biasa, hanya saja dari segi pensiunan yang berbeda, dan syarat menjadi guru P3K ini salah satunya yaitu harus terdaftar dua tahun di data pokok pendidikan (Dapodik), artinya harus mengabdi dulu dua tahun di sekolah, baru bisa kemudian mendaftar menjadi guru P3K,” jelasnya.

Kasimudin menambahkan, gaji guru honor SMP Negeri 1 Pantan Cuaca yang masuk wilayah tiga, paling tinggi berjumlah Rp 1.660.000 dan paling rendah Rp 1.200.000, honor itu sudah dianggarkan di dalam APBK Kabupaten Gayo Lues.

“Mengenai pihak sekolah menanam pokat dan sirsak sebenarnya bukan kebutuhan mendasar untuk membayar gaji guru yang honor ini, dan bukan mutlak dari hasil tanaman untuk membayar gaji guru, itu mungkin hanya sebagai tambahan gaji guru honor saja,” jelasnya.

Saat mengunjunggi SMPN 1 Pantan Cuaca, Kasimudin juga langsung menyerahkan 10 SK untuk guru Pegawai Tidak Tetap Kabupaten (PPTK) atau honor, pemberian SK untuk guru honor Tahun 2021 ini juga pertama diserahkan di Pantan Cuaca.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid mengapresiasi kegiatan penghijauan di sekolah tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dengan penghijauan di sekolah ini, apa lagi menanam tanaman yang berbuah untuk membayar honor guru, mudah-mudahan bisa berhasil dan bisa meningkatkan keuangan sekolah,”  harapnya.[]

Baca juga: