LHOKSEUMAWE – Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Kota Lhokseumawe mengapresiasikan langkah pemerintah Kabupaten Aceh Utara mulai mempromosikan ekspor impor di pelabuhan Krueng Geukuh.
Menurut Riski Amoi Kabid Pendidikan SMUR, langkah yang dilakukan ini upaya mendorong pihak swasta atau pelaku ekspor dan impor menggunakan pelabuhan yang bekelas internasional itu sebagai pintu masuk dan keluarnya barang di Aceh.
Upaya yang dilakukan oleh pemkab Aceh Utara langkah yang sangat tepat, mempromosikan kepada pelaku usaha bahwa palabuhan Krueng Geukuh sudah layak digunakan, mahasiswa punya tanggungjawab untuk memajukan pelabuhan ini seperti layaknya pelabuhan Belawan di Sumatera Utara, ujar Riski Amoi, dalam siaran persnya, Rabu 20 Januari 2016.
Pemerintah kata Riski, juga harus membantu masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian dan pekebunan guna menunjang pendapatan petani di Aceh.
Dia juga berharap agar pengusaha ekspor impor di Aceh memanfaatkan pelabuhan ini sebagai fasilitas utama untuk ekspor impor di Aceh.[]


