LHOKSUKON Polres Aceh Utara menggelar pertemuan dengan pihak Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan PerlindunganAnak Aceh Utara, di ruang pertemuan lantai II Satuan Reserse Kriminal, Kamis, 6 April 2017.
Pertemuan itu untuk membahas tentang bayi perempuan yang ditemukan di pinggir tanggul Gampong Asan, Kemukiman Ara Bungkok, Kecamatan Lhoksukon, Sabtu, 1 April 2017, sekitar pukul 07.30 WIB. Bayi cantik yang awalnya diberi nama Nyak Intan itu, kini bernama Intan Infinity.
Hadir dalam pertemuan itu Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata didampingi Waka Kompol Suwalto dan Kasat Reskrim AKP Sofyan. Selain itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara Jailani Abdullah, pekerja sosial dari Kemensos Maura, Kepala Puskesmas Lhoksukon, dr. Ramhat Umri, dua pasangan suami istri (pasutri) yang ingin mengasuh bayi Intan, dan perwakilan Koramil 08 Lhoksukon.
Kita belum ada lembaga panti bayi di Aceh Utara, kata Maura dari Kemensos dalam pertemuan itu.
Mulyadi, pengusaha asal Sigli yang menetap di Lhokseumawe, ditemui portalsatu.com usai pertemuan tersebut, mengatakan, ia dan istrinya, Irna, berniat mengadopsi bayi perempuan itu. Pasutri ini berharap pihak terkait tidak mempersulit prosesnya.
Awalnya kita tahu tentang temuan bayi itu dari berita. Tepat pada 4 April lalu, kami pergi melihat bayi itu di Puskesmas Lhoksukon. Setelah melihat, kami pun sepakat untuk menjadi orang tua asuhnya. Kami sudah 14 tahun menikah dan belum dikaruniai momongan. Atas saran orang tua, kami pun melihat bayi itu, ujar Mulyadi.
Irna, istri Mulyadi melanjutkan, Kami harap pihak terkait tidak mempersulit proses adopsi, karena niat kami kan baik. Kami memang ingin merawatnya dan tidak akan pernah menelantarkan bayi itu.
Kapolsek Lhoksukon Iptu Hendra Gunawan Tanjung mengatakan, Nantinya calon orang tua bayi itu akan diwawancara. Yang jelas bayi itu harus diasuh oleh muslim. Terkait orang tua kandungnya, kita akan terus membantu mencari tahu, karena hingga kini belum diketahui asal usulnya.[]



