BLANGKEJEREN – Lima Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues mendatangi Kantor PT Kencana Hinjau Bina Lestari di Kecamatan Rikit Gaib, Senin, 15 Agustus 2022. Kedatangan anggota dewan itu untuk mempertanyakan soal harga getah pinus kenapa bisa lebih mahal di Medan daripada harga beli PT Kencana, soal limbah, dan masalah CSR perusahaan.

Lima anggota DPRK itu H. Ibnu Hasim (Wakil Ketua), Muhammad El Amin, Abdussalam, Idris Arlem, dan Khalidin. Mereka melakukan reses ke PT Kencana menanggapi keluhan masyarakat selama ini.

“Kenapa harga getah pinus lebih mahal di Medan ketimbang harga beli PT Kencana,” kata Ibnu Hasim dan Muhammad El Amin kepada Manajer Operasional PT Kencana Hijau, Bemben Suhartono.

Selain itu, Muhammad El Amin juga mempertanyakan kenapa laporan limbah PT Kencana baru dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup pada tahun 2021. Sedangkan untuk tahun 2018-2020 kemana dibuang limbahnya, dan kenapa tidak dilaporkan.

“Kemudian untuk CSR, ini di mana saja dibangun jembatan, di mana saja diperbaiki jalan, dan di mana saja dilakukan penanaman pohon pinus. Ini dalam laporan PT Kencana kepada Dinas Lingkungan Hidup tidak jelas di mana tempatnya,” tambah El Amin.

Manajer Operasional PT Kencana Hijau, Bemben Suhartono, mengatakan harga beli getah pinus oleh PT Kencana Hijau dipengaruhi dengan harga dunia, dan tidak bisa disamakan dengan harga di Medan.

“Harga di Medan dipengaruhi dengan harga kontrak dengan perusahaan luar negeri, kalau kami tidak ada kontrak, hanya pengimpor produk. Jadi, harga dipengaruhi harga dunia,” katanya.

Dia menyebut posisi hari ini harga beli di Medan Rp14 ribu per Kg, dan harga di PT Kencana Rp13 ribu/Kg.

Mengenai limbah perusahaan tahun 2018-2020, Beben mengaku limbah padat PT Kencana dibawa ke Pekalongan, hanya saja dokumennya tidak dibuat dan tak dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup Gayo Lues.

“Untuk CSR ini jelas di mana tempatnya, hanya saja tidak kami laporkan secara detail. Kami bisa menunjukan di mana saja lokasi pembangunan jembatan, perbaikan jalan, dan penanaman pohon pinusnya,” jelas Beben.[]