BANDA ACEH – Truk pengangkut surat suara untuk Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan dua kali mogok dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara, menuju kebupaten tersebut, Minggu, 17 Februari 2019.

Ketua KIP Aceh, Dr. Samsul Bahri, mengatakan, berkenaan pengangkutan surat suara itu, pihaknya hanya memantau atau mengawasi. “Berdasarkan koordinasi dengan para pihak bahwa informasinya tadi sudah diganti truknya (pengangkut surat suara) tersebut”.

Hal itu disampaikan Samsul Bahri saat ditanya bagaimana sistem pemakaian truk pengangkut surat suara, dan siapa yang mengatur pemilihan truk tersebut.

“Setiap kabupaten/kota di Aceh untuk pengangkutan surat suara dari Medan, Sumatera Utara, itu dikawal ketat oleh pihak kepolisian, Panwaslih, dan KIP,” kata Samsul Bahri menjawab portalsatu.com, via WhatsApp, Senin, 18 Februari 2019, sore.

Menurut Samsul, berdasarkan pemantauan pihak KIP, truk pengangkut surat suara untuk kabupaten/kota lainnya di Aceh “Insya Allah belum ada yang mengalami kendala seperti itu (truk mogok). Untuk Kabupaten Gayo Lues informasinya bahwa saat ini truk pengangkut surat suara itu sudah sampai tujuan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, truk pengangkut surat suara untuk Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan kembali mogok di kawasan Gurah, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara, Minggu, 17 Februari 2019, sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya truk tersebut mogok di kawasan Sembahe Amper, Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB.

Dikonfirmasi kembali via WhatsApp, apakah truk itu sudah normal untuk menempuh perjalanan kembali tujuan Gayo Lues, setelah mogok di Sembahe. “Ya, tapi sekarang di Gurah (Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara) rusak lagi, kain klosnya putus,” kata Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues, Rejeb Martin, menjawab portalsatu.com, Senin, sekitar pukul 00.25 WIB.

Ditanya apakah barang (surat suara) akan dipindahkan ke truk lain supaya cepat sampai tujuan, Rejeb Martin menyebutkan, tidak bisa dipindahkan. “Ini harus diupayakan mobilnya (truk) langsung dibawa walaupun (sampai) besok pagi (Senin), lagi nunggu orang sopir pesan mekaniknya”.[]