BLANGKEJEREN – Warga yang tinggal di Kabupaten Gayo Lues benar-benar terisolir pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor. Selain kehabisan stok makanan, listrik padam, akses internet mati, kini warga juga kesulitan mendapatkan Bahan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU maupun di agen pengecer akibat stok kosong.

Salah seorang warga Blangkejeren, Pendi, Senin, 1 Desember 2025, mengatakan Pemerintah harus segera menorobos jalan Gayo Lues menuju Aceh Tenggara agar stok BBM dan logistik bisa masuk ke Gayo Lues.

“Pemerintah harus segera menerobos jalan dari Gayo Lues ke Aceh Tenggara, karena hanya itu satu-satunya jalan agar logistik bisa dibawa masuk, dan BBM bisa dibawa ke Gayo Lues, jika tidak segera diterobos, maka banyak warga Gayo Lues yang akan kelaparan,” katanya.

Menurut Pendi, bahan makanan yang ada di rumah-rumah warga terdampak banjir hanya bisa bertahan beberapa hari saja, sedangkan di pasar sudah tidak ada lagi dijual. Jika keadaan ini terus berlanjut, maka masyarakat Gayo Lues akan kelaparan.

“Saat ini adapun uang warga Gayo Lues sudah tidak bisa lagi membeli BBM, tidak bisa lagi membeli beras dan kebutuhan pokok lainya, karena tidak ada yang menjual,” ujarnya.

Ia berharap kepada Gubenur Aceh dan Presiden RI, agar menekankan kepada pihak terkait untuk menambah alat berat yang bekerja dijalan Gayo Lues menuju Aceh Tenggara.[]