Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaBerita Gayo LuesSudah Disuntik Vaksin...

Sudah Disuntik Vaksin Dua Kali, Warga Gayo Lues Ini Masih Positif Covid-19

BLANGKEJEREN – Orang yang sudah menjalani dua kali vaksinasi ternyata masih bisa terjangkit Covid-19. Kasus itu dialami Ajudan Bupati Gayo Lues yang sudah disuntik vaksin dua kali tetapi masih positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.

Ridussalihin, SKM., Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues Senin, 26 April 2021, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), mengatakan total warga Gayo Lues positif Covid-19 mencapai 301 orang sampai 24 April. Rinciannya, 249 sudah dinyatakan sembuh, 39 masih dirawat, dan 13 pasien positif Covid 19 meninggal dunia.

“Itu laporan anggotaku tanggal 24 April 2021. Pertama, 12 pasien positif dirawat di Rumah Sakit Muhammad Ali Kasim (RSUMAK), sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah. Kemudian ada yang sembuh lagi, dan sekarang tinggal empat pasien lagi yang masih dirawat. Sisanya 28 isolasi mandiri, selebihnya sudah dinyatakan sembuh,” kata Ridussalihin didampingi salah satu Kabid dan seorang dokter di gedung DPRK usai pembukaan rapat paripurna.

Kadiskes mengakui dari 39 orang positif Covid-19 itu ada satu orang yang sudah menjalani dua kali vaksinasi, yaitu Ajudan Bupati Gayo Lues. Namun, kondisinya saat ini sudah sembuh dan kembali bekerja seperti biasa.

Menurut Kadiskes, orang yang sudah disuntik vaksin tetap bisa tejangkit Covid-19. “Dari semua pasien yang positif Covid-19, hanya Ajudan Pak Bupati yang sudah dua kali disuntik vaksin. Dan orang yang sudah disuntik vaksin bukan bearti terbebas dari covid ya, mereka masih bisa terjangkit juga, namun tidak separah pasien yang belum disuntik vaksin,” jelasnya.

Penyuntikan vaksin Covid-19, kata Kadiskes Gayo Lues, hampir sama dengan penyuntikan vaksin campak. Orang yang sudah disuntik tetap bisa tertular tetapi tidak separah dengan orang yang belum disuntik vaksin. Ditambah lagi pembentukan antibodi setelah divaksin membutuhkan waktu selama tiga bulan setelah disuntik kedua.

“Jadi setelah disuntik dua kali, pembentukan antibodinya butuh waktu tiga bulan, dan fungsi vaksin itu sendiri adalah mencegah, bukan melawan Covid-19. Misal, satu orang sudah divaksin terkena Covid-19 dan satu orang belum, maka yang lebih parah adalah yang belum divaksin, kalau yang sudah divaksin lebih kuat antibodinya,” ucap dia.[]

Baca juga: